Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI: Jakarta Tak Bisa Terus Andalkan TPST Bantargebang
Ferdinand Waskita Suryacahya July 01, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan membiasakan memilah sampah dari rumah.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam mengurangi persoalan sampah di Ibu Kota.

Ajakan itu disampaikan Alia saat menggelar kegiatan Serap Aspirasi (Reses) DPRD DKI Jakarta di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur periode Juni 2026. 

Alia menilai, persoalan sampah di Jakarta tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. 

Dibutuhkan perubahan pola pikir masyarakat sebagai pihak yang menghasilkan sampah sejak dari sumbernya.

"Volume sampah Jakarta mencapai ribuan ton setiap hari. Karena itu, kita tidak bisa terus mengandalkan pola kumpul, angkut, lalu buang," kata Alia dikutip, Rabu (1/7/2026). 

Menurut dia, peran serta masyarakat saat ini dibutuhkan untuk mengurangi volume sampah dengan cara melakukan pemilahan. 

"Masyarakat perlu mengambil peran dengan membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, baik organik, anorganik, maupun sampah yang masih memiliki nilai ekonomi untuk disalurkan ke Bank Sampah," kata Alia 

Ia menjelaskan, keberadaan Bank Sampah tidak hanya berfungsi menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular.

Menurut Alia, sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, hingga logam masih memiliki nilai jual sehingga dapat ditabung atau ditukarkan dengan berbagai bentuk insentif melalui Bank Sampah.

Dalam kesempatan itu, Alia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara pemilahan sampah sejak dini. 

Selain itu, ia meminta seluruh unsur pemerintah di Jakarta terus memperluas jangkauan dan pendampingan terhadap program Bank Sampah hingga ke tingkat lingkungan.

Sebagai anggota DPRD DKI Jakarta yang mewakili wilayah Kecamatan Jatinegara, Duren Sawit, dan Kramat Jati, Alia memastikan akan terus mengawal kebijakan serta alokasi anggaran yang mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

"Kami di Komisi A akan terus mendorong kerja sama antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga jajaran di lapangan agar fasilitas Bank Sampah semakin mudah diakses masyarakat" 

Budaya memilah sampah ini akan sangat berdampak besar bagi Jakarta dan kelestarian lingkungan. 

"Menjaga Jakarta bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, yakni memilah sampah dari rumah masing-masing," ujarnya.

Berita Lainnya

  • Baca juga: Komisi C DPRD DKI Jakarta Usul Disparitas Harga Tiket Transportasi Rute Bodetabek

  • Baca juga: Kenneth DPRD DKI Desak Audit Total Kabel Udara Jakarta: Jangan Sampai Ada Korban Berikutnya

  • Baca juga: Diberi Informasi untuk Pawai, Orangtua Syok Tahu Anaknya Malah Ikut Aksi Dukung MBG di DPRD Batam

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.