TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Utara yang sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih gelar Juara Umum Pesparawi Nasional XIV di Papua.
Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena kontingen Sulut berhasil membawa pulang Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia ke Bumi Nyiur Melambai.
Saat menyambut kepulangan para juara di Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (1/7/2026), YSK menegaskan kemenangan itu merupakan buah dari kerja keras, disiplin, doa, dan kekompakan seluruh tim.
"Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara, saya menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pelatih, dirigen, official, pengurus LPPD, para pendeta, gereja-gereja, serta semua pihak yang telah bekerja keras hingga akhirnya Sulawesi Utara kembali menjadi juara," kata YSK.
Penyambutan kontingen berlangsung meriah. Gubernur YSK bersama Wakil Gubernur Sulut Johannes Victor Mailangkay hadir mengenakan Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB) sebagai bentuk penghormatan kepada para juara yang telah mengharumkan nama Sulawesi Utara di tingkat nasional.
Kedatangan rombongan juga diiringi Tarian Kabasaran yang mengawal langkah para peserta memasuki area penyambutan. Suasana penuh sukacita dan kebanggaan tampak menyelimuti para keluarga, pengurus LPPD, serta masyarakat yang hadir menyambut kepulangan kontingen.
YSK mengatakan keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Menurutnya, sebelum bertolak ke Papua, seluruh peserta telah menjalani proses persiapan yang panjang melalui latihan, evaluasi, hingga penyempurnaan setiap penampilan.
"Semua proses itu akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Mereka tampil maksimal dan mampu menunjukkan kualitas terbaik Sulawesi Utara di tingkat nasional," ujarnya.
Ia mengungkapkan, sejak awal harapan yang dibangun bukan semata-mata mengejar gelar juara, melainkan memberikan penampilan terbaik di setiap kategori yang diikuti.
Menurut YSK, ketika seluruh peserta mampu mengerahkan kemampuan terbaik dengan sungguh-sungguh, maka prestasi akan datang dengan sendirinya.
"Kemenangan ini adalah anugerah Tuhan yang lahir dari kerja keras, disiplin, dan persatuan. Karena itu jangan cepat berpuas diri," katanya.
Gubernur juga mengingatkan seluruh kontingen agar tidak larut dalam euforia kemenangan.
Ia meminta prestasi yang telah diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas sekaligus menjaga kerendahan hati.
"Tetap rendah hati, jangan sombong, teruslah berprestasi. Piala memang bergilir, tetapi karakter sebagai pemenang harus tetap ada dalam diri kita semua," tegasnya.
Lebih lanjut, YSK berharap Piala Bergilir Presiden dapat kembali dipertahankan pada pelaksanaan Pesparawi Nasional berikutnya sehingga Sulawesi Utara terus menjadi daerah yang disegani dalam ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan yang berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga akan menyiapkan kantor LPPD yang representatif di kawasan bersejarah Minahasa Raad, Zero Point Manado.
Menurut YSK, keberadaan kantor tersebut nantinya diharapkan menjadi pusat pembinaan, koordinasi, sekaligus tempat lahirnya generasi-generasi baru yang akan terus mengukir prestasi bagi Sulawesi Utara.
"Kemenangan ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk mempertahankan tradisi juara. Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan agar Sulawesi Utara tetap menjadi kebanggaan Indonesia di ajang Pesparawi," pungkasnya. (Ren)