TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC kembali memperkenalkan amunisi baru untuk menghadapi Liga 2 musim 2026/2027.
Teranyar, tim berjuluk Kabau Sirah itu resmi mendatangkan penyerang naturalisasi Indonesia, Ilija Spasojevic, dari Bhayangkara FC.
Kedatangan pemain berusia 38 tahun tersebut diumumkan melalui akun media sosial resmi Semen Padang FC pada Rabu (1/7/2026) malam.
"Kamu memanggil siapa ketika kamu membutuhkan tujuan? Spasogol! Ilija Spasojevic secara resmi menjadi bagian Kabau Sirah. Siap memicu barisan depan kami dan kemuliaan musim ini. Selamat datang di Ranah Minang, Spaso!" tulis manajemen Semen Padang FC.
Baca juga: Jelang Liga 2, Nilmaizar Maksimalkan Persiapan 2,5 Bulan untuk Bangun Chemistry Pemain Semen Padang
Spasojevic dikenal sebagai penyerang berpengalaman yang juga dapat dimainkan sebagai gelandang serang.
Pada Liga 1 musim 2025/2026 bersama Bhayangkara FC, mantan pemain Timnas Indonesia itu mencetak empat gol.
Saat ini, Spasojevic memiliki nilai pasar sekitar Rp869,08 juta.
Sebelum bergabung dengan Bhayangkara FC, Spasojevic memiliki pengalaman panjang di kompetisi Indonesia maupun luar negeri.
Ia pernah memperkuat Bali United, Melaka United, Persib Bandung, Persisam, Mitra Kukar, PSM Makassar, Bali Devata, Trikala, Metalurgs, Borak Cacak, Dinamo Tbilisi, CSK Celarevo, Sutjeska Niksic, hingga Vojvodina II.
Baca juga: Mantan Timnas dan Juara Liga 1, Rezaldi Hehanussa Resmi Gabung Semen Padang FC
Kehadirannya diharapkan mampu menambah ketajaman lini depan Kabau Sirah di bawah arahan pelatih Nilmaizar.
Sejauh ini, Semen Padang FC telah memperkenalkan banyak pemain untuk mengarungi Liga 2 musim depan.
Selain Spasojevic, sejumlah nama yang telah diumumkan antara lain Ikram Algiffari, David Maulana, Dikri Yusron, Erwin Gutawa, Muhammad Rahmat, Iqbal Bachtiar, Ariyanto Maring, Firman Juliansyah, Otto Kapisa, Muhammad Hargianto, Irvan Mofu, Esteban Vizcarra.
Kemudian, Andre Pangestu, Bagas Kafa, Agim Fariansyah, Nurdiansyah, Muh Ilham Pratama, Gian Zola, Muhammad Anwar Rifai, Novri Setiawan, Safrudin Tahar, Zulkifli Lukmansyah, Alwi Slamat, Rezaldi Hehanusa, serta Igor Cukovic.
Semen Padang FC memang bergerak cepat melakukan perombakan besar-besaran setelah harus menerima kenyataan terdegradasi dari BRI Super League (Liga 1) musim 2025/2026.
Baca juga: Semen Padang FC Gelar Latihan Perdana, Sejumlah Pemain Baru Menyusul Awal Juli
Manajemen kembali mempercayakan kursi pelatih kepada Nilmaizar untuk memimpin misi membawa Kabau Sirah kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dalam proses perombakan tersebut, hanya beberapa pemain musim lalu yang dipertahankan. Semen Padang FC memulangkan Ikram Al Giffari dari masa peminjaman di FC Bekasi City, serta mempertahankan Firman Juliansyah dan Iqbal Bachtiar.
Nilmaizar pun dihadapkan pada tantangan besar untuk membangun kekompakan skuad yang dihuni banyak wajah baru.
Hingga saat ini, mayoritas pemain rekrutan telah mulai berkumpul di mess tim guna menjalani proses adaptasi dan persiapan.
Baca juga: Eks Pemain Timnas U-22 Safrudin Tahar Merapat ke Semen Padang FC
Untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027, Semen Padang FC menunjuk Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sebagai homebase.
Nilmaizar mengungkapkan, hingga Selasa (30/6/2026), sebanyak 19 pemain telah bergabung di mess tim, terdiri dari 18 pemain lokal dan satu pemain asing.
"Kita melakukan perombakan besar-besaran untuk skuad Semen Padang FC. Kekuatan tim baru ini yang akan kita maksimalkan penuh di kompetisi musim 2026/2027," ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Menurut Nilmaizar, menyatukan banyak pemain baru memang membutuhkan waktu.
Baca juga: Semen Padang FC Rekrut Muhammad Kemaluddin, Nilmaizar Boyong Eks Anak Asuh ke Kabau Sirah
Karena itu, tim pelatih telah menyusun program yang terukur agar karakter permainan dan chemistry antarpemain segera terbentuk.
"Kita punya waktu 2,5 bulan di fase persiapan sebelum kick-off kompetisi, dan waktu ini yang akan kita maksimalkan dengan sangat baik," katanya.
Perombakan besar-besaran ini menjadi bukti keseriusan Semen Padang FC menatap Liga 2 musim 2026/2027.
Manajemen dan tim pelatih pun memasang target tinggi, yakni menjadi juara Liga 2 sekaligus mengamankan tiket promosi agar kembali berlaga di Liga 1 pada musim berikutnya.(*)