Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q
TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Beredar di media sosial video amatir warga yang merekam seekor rusa berlari di ruas jalan kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Rusa, dalam video itu, terlihat berlarian di antara kendaraan yang melintas di jalan yang agak ramai.
Hal tersebut menarik perhatian para pengguna jalan serta warga sekitar.
Peristiwa lepasnya rusa terjadi pada Selasa (30/6/2026).
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pancoran Kompol Mansur memastikan, rusa yang sempat lepas dari kandang di TMP Kalibata, telah berhasil diamankan dan dikembalikan ke area penangkaran.
"Rusa itu sudah diamankan. Dua yang kabur, dua-duanya sudah bisa diamankan. Yang satu kabur ke jalanan sudah diamankan juga," kata Mansur, Rabu (1/7/2026).
Kapolsek mengatakan, salah satu rusa sempat berlari hingga ke jalan raya sebelum akhirnya dievakuasi petugas.
Peristiwa itu terjadi usai pintu kandang yang terbuat dari kayu rusak akibat keropos.
Sementara itu, keberadaan petugas penjaga di lokasi tidak memungkinkan guna mengawasi kandang setiap saat lantaran selama ini kandang dinilai cukup aman.
"Kronologisnya mereka keluar dari kandang adalah engkol pintu karena pintunya sudah keropos, ditendang-tendang mereka, akhirnya patah. Karena terbuat dari kayu, patah, lompatlah mereka," tuturnya.
"Ya ada penjagaan, cuman jauh. Dan enggak mungkin ngawasi setiap saat karena kan merasa di kandang sudah merasa aman, ternyata pintunya keropos," tambah Mansur.
Ia memastikan kejadian tersebut tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun korban.
Namun, satu ekor rusa mengalami luka ringan pada bagian kaki yang diduga akibat terkena kayu pintu kandang saat berusaha keluar.
"Ada luka kaki itu indikasi karena pagarnya sempit, kakinya itu kena kayu pintu," ujarnya.
Di sisi lain, penjaga TMP Kalibata, Sumardi mengatakan, peristiwa itu terjadi saat petugas buka pintu kandang untuk memberi makan rusa.
Namun, salah satu rusa berlari lebih cepat dan langsung keluar dari kandang.
"Ada petugas mau ngasih makan, pintu baru mau dibuka salah satu rusa nerobos lebih cepat langsung lari," tutur dia, saat dikonfirmasi.
Ia memastikan, hanya satu ekor rusa yang keluar hingga mencapai jalan raya.
Meski sempat ada beberapa rusa yang bergerak keluar dari kandang, petugas segera menggiringnya kembali.
"Yang sampai ke jalan raya hanya satu," ujarnya.
Menurut Sumardi, rusa yang dipelihara di TMP Kalibata terdiri atas dua jenis, yakni rusa tutul dan rusa berwarna cokelat polos.
Ia menyebut jumlah rusa di kawasan tersebut saat ini sekira 22 ekor.
Populasi itu bertambah setelah dua anak rusa lahir sekitar dua pekan lalu.
"Jumlahnya sekitar 22 ekor. Dua minggu lalu ada yang beranak, tambah dua," kata dia.
Sumardi menambahkan, rusa telah dipelihara di TMP Kalibata sejak 2008.
Awalnya, kawasan itu menerima sepasang rusa yang berasal dari Istana Bogor.
"Sejak 2008 awalnya sepasang dari Istana Bogor," tuturnya. (m31)