Penumpang MRT Jakarta Capai 3,8 Juta Orang pada Mei 2026, Masih Tumbuh Dibanding Tahun Lalu
Jaisy Rahman Tohir July 02, 2026 07:55 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Jumlah penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta masih bertumbuh jika dilihat secara tahunan.

Terkahir, data sepanjang Mei 2026, layanan MRT mengangkut 3.857.969 penumpang.

Data resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dirilis pada Rabu (1/7/2026), menunjukkan, jumlah penumpang MRT memang mengalami penurunan tipis dibandingkan April 2026, yakni sebesar 0,55 persen secara month-to-month.

Namun bila dibandingkan Mei 2025, jumlah pengguna MRT justru meningkat 5,03 persen, menandakan minat masyarakat terhadap transportasi berbasis rel ini masih terus bertambah.

Selain jumlah penumpang, aktivitas operasional MRT juga tercatat mengalami sedikit penurunan.

Sepanjang Mei 2026 terdapat 7.845 perjalanan kereta, turun 1,40 persen dibandingkan April 2026.

Bahkan secara tahunan, jumlah perjalanan MRT juga turun 0,83 persen dibandingkan Mei tahun lalu.

Saat Tarif Rp 1

Sebelumnya, sekitar 567.633 pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta saat penerapan tarif khusus Rp1 pada tgl 22, 27, dan 28 Juni 2026.

Penerapan ini merupakan bentuk dukungan terhadap perayaan peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 DKI Jakarta.

Pada hari pertama, tidak kurang dari 202.861 pelanggan menggunakan MRT Jakarta, 195.545 pelanggan pada hari kedua, dan 169.227 pelanggan pada hari ketiga.

“Kami menyampaikan apresiasi yang besar kepada masyarakat Jakarta, maupun dari luar Jakarta, yang memilih dan memeriahkan perayaan ulang tahun Jakarta dengan menggunakan transportasi publik. Bagi kami, hal tersebut menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan MRT Jakarta, bahkan moda transportasi publik lainnya yang ada di Jakarta,” ungkap Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda) Mega Tarigan, dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2026).

“Sebagai badan usaha milik daerah Provinsi DKI jakarta, MRT Jakarta terus berkomitmen menghadirkan layanan berstandar internasional guna mendukung Jakarta sebagai Kota Global,” pungkasnya. 

Selain tingginya jumlah angka keterangkutan (ridership), PT MRT Jakarta (Perseroda) juga mencatat bahwa relasi perjalanan favorit atau stasiun asal dan tujuan (origin—destination) pelanggan ialah Stasiun Blok M BCA dan Dukuh Atas BNI.

Kedua stasiun ini merupakan stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi publik lainnya serta bangunan di sekitarnya. Selain integrasi, tingginya penggunaan stasiun tersebut juga dipengaruhi oleh transit mitra feeder, dan program gaya hidup dan event.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.