SURYAMALANG.COM, MALANG - Arema FC akhirnya resmi memperkenalkan Robi Darwis sebagai rekrutan baru untuk mengarungi musim kompetisi 2026-2027.
Robi Darwis didatangkan dari Persib Bandung, klub yang merupakan peraih juara kompetisi Super League selama tiga tahun secara beruntun.
Mengutip dari laman media sosial Arema FC, Robi Darwis menceritakan keputusannya bergabung dengan tim Singo Edan bukan semata-mata soal nilai kontrak.
Keseriusan manajemen Arema FC menjadi faktor utama yang membuatnya mantap menerima pinangan klub peraih empat trofi Piala Presiden tersebut.
Robi mengaku sempat berada dalam posisi menunggu kepastian mengenai kelanjutan kariernya setelah kompetisi 2025-2026 mendekati akhir musim.
Saat itu, Robi meminta agennya untuk membuka komunikasi dengan sejumlah klub yang tertarik menggunakan jasanya.
"Ada beberapa waktu liga mau selesai dan saya belum ada kepastian untuk masa depan saya ke mana. Saya coba hubungi agen saya untuk mencarikan klub baru," kata pemain yang juga punggawa Timnas Garuda Muda itu, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, ada beberapa klub yang sempat menunjukkan ketertarikan terhadap dirinya. Namun dari seluruh proses yang berjalan, Arema FC dinilai menjadi tim yang paling serius dan paling cepat dalam menunjukkan komitmennya.
"Saya melihat keseriusan itu datang dari Arema. Alhamdulillah negosiasinya berjalan, jadi tidak banyak lika-liku dan tidak perlu menunggu lama," katanya.
Bagi pemain yang akan menginjak usia 23 tahun pada Agustus 2026 ini, keseriusan klub menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam menentukan karier masa depannya.
Baca juga: Sambut Super League 2026/2027, Arema FC Gelar Latihan Perdana di Kota Malang Kamis 2 Juli 2026
Robi menginginkan pelabuhan baru yang memberikan kejelasan serta kesempatan berkembang melalui menit bermain yang cukup.
"Kalau saya sendiri yang penting timnya serius. Harapan saya tentu mendapatkan menit bermain," ujar Robi. "Saya juga ingin mengangkat tim yang memang meminati saya," ungkapnya.
Keinginan tersebut akhirnya terjawab setelah Arema FC menyodorkan kontrak berdurasi dua musim.
Kesepakatan yang berlangsung relatif lancar membuat proses kepindahannya dari Bandung ke Malang berjalan tanpa hambatan berarti.
Kehadiran Robi menjadi bagian dari langkah strategis Arema FC untuk memperkuat skuad menghadapi Super League 2026-2027.
Pemain yang dikenal mampu bermain di beberapa posisi (versatile) ini diharapkan dapat menambah kedalaman tim racikan pelatih Marcos Santos.
Meski baru bergabung, Robi mulai merasakan atmosfer unik khas Malang.
Robi mengaku sempat kaget dengan budaya masyarakat setempat dan Aremania yang kerap membalikkan penyebutan kata atau nama seseorang (boso walikan).
Nama Robi pun tidak luput dari tradisi ini dan dibalik menjadi Ibor, yang sempat membuatnya kebingungan.
Baca juga: Gebrakan Baru Arema FC dalam Pola Pembinaan Pemain, Fokus Cari yang Muda dan Matang
"Sedikit kaget saja bingung seperti mas dipanggil Sam atau saya dipanggil Ibor," tutur Robi sambil tertawa.
"Jadi kata yang sudah lama tinggal di sini katanya sering dibalik," ujarnya.
Namun, pengalaman menggelitik tersebut justru menjadi kesan pertama yang manis dan membuatnya semakin mengenal identitas serta kedekatan budaya di Kota Malang.
Bersama Arema FC nanti, Robi Darwis dipastikan akan mengenakan nomor punggung 21.
Nomor tersebut sengaja dipilih karena dalam waktu dekat ini ia dijadwalkan akan segera melangsungkan pernikahan.
"Saya sebentar lagi mau nikah. Kemarin memang ada beberapa opsi nomor, tapi sudah ada yang memakai. Jadi saya memutuskan tanya apakah bisa ambil nomor 21," tandasnya.