Kongo DR yang dipimpin oleh Sebastien Desabre akan menghadapi tim nasional Inggris dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Desabre, yang kini berusia 49 tahun, telah memimpin tim nasional sejak 2022 dan berhasil membawa Kongo DR lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974.
Turnamen ini menjadi edisi kedua dalam sejarah negara tersebut di ajang Piala Dunia. Jadi, siapa sebenarnya sosok di balik keberhasilan ini dan bagaimana perjalanan kariernya?
Dalam perjalanan menuju pertemuan dengan Inggris, tim Kongo DR sempat membuat kejutan ketika menahan imbang Portugal 1-1 pada laga pembuka mereka di Piala Dunia.
Meski kemudian kalah 0-1 dari Kolombia, pasukan Desabre memastikan tiket ke babak 32 besar setelah mengalahkan Uzbekistan dengan skor 3-1.
Yoane Wissa tampil gemilang dengan mencetak tiga gol dari tiga pertandingan untuk Kongo DR di Piala Dunia 2026.
Desabre merupakan pria asal Prancis yang memiliki pengalaman luas dalam dunia kepelatihan di benua Afrika.
Sebelum menangani Kongo DR, ia pernah melatih klub-klub di Mesir, Maroko, serta menjadi pelatih kepala tim nasional Uganda.
Selama satu tahun masa kepemimpinannya di Uganda, tim asuhannya berhasil masuk dalam lima nominasi Tim Nasional Terbaik CAF setelah lolos ke Piala Afrika 2019.
Pada turnamen tersebut, Uganda finis di posisi kedua di fase grup di bawah Mesir, tetapi harus tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari Senegal yang kemudian menjadi finalis.
Desabre meninggalkan jabatan pelatih Uganda atas kesepakatan bersama tak lama setelah turnamen itu, sebelum akhirnya mengambil alih posisi pelatih Kongo DR tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2022.
Tim Kongo DR gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, namun Desabre menargetkan untuk membawa negaranya tampil di edisi 2026 di Amerika Utara—dan ia berhasil mewujudkannya.
Dalam perjalanan kualifikasi, timnya mencatat kemenangan penting melawan Nigeria dan Kamerun.
Kepastian lolos ke Piala Dunia diperoleh setelah kemenangan atas Jamaika dalam laga play-off antar konfederasi. Pertandingan sengit tersebut berlangsung hingga 120 menit, dan Kongo DR memastikan kemenangan 1-0 melalui gol dramatis di menit ke-100.
Pada 2023, Desabre juga sukses membawa Kongo DR mencapai babak semifinal Piala Afrika (AFCON), sebelum akhirnya kalah dari Pantai Gading yang keluar sebagai juara turnamen.
Dalam perjalanan menuju semifinal, timnya menyingkirkan Mesir yang merupakan finalis edisi sebelumnya di babak 16 besar, mengalahkan Guinea di perempat final, dan bermain imbang melawan Maroko di fase grup.