TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, kembali menunjukkan tren kenaikan.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah, penumpang kapal maupun arus barang di pelabuhan terbesar di Indonesia itu sama-sama mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data statistik sektoral Pemprov DKI Jakarta, sepanjang Mei 2026 terdapat 27.291 penumpang berangkat melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Jumlah tersebut meningkat 14,38 persen dibandingkan April 2026 yang tercatat sebanyak 23.860 orang.
Jika dibandingkan dengan Mei 2025, kenaikannya bahkan mencapai 25,54 persen, dari sebelumnya hanya 21.739 penumpang.
Sementara itu, jumlah penumpang yang datang melalui Pelabuhan Tanjung Priok pada Mei 2026 tercatat sebanyak 24.708 orang.
Meski secara bulanan turun 4,40 persen dibandingkan April 2026 yang mencapai 25.844 orang, jumlah tersebut masih menunjukkan kenaikan signifikan secara tahunan.
Dibandingkan Mei 2025 yang hanya sebanyak 16.463 penumpang, jumlah penumpang datang meningkat hingga 50,08 persen.
Tak hanya mobilitas penumpang, aktivitas logistik di Pelabuhan Tanjung Priok juga mengalami pertumbuhan.
Volume barang muat selama Mei 2026 mencapai 4,02 juta ton.
Jumlah itu naik 6,63 persen dibandingkan April 2026 yang sebesar 3,77 juta ton. Secara tahunan, aktivitas muat juga meningkat 4,96 persen dibandingkan Mei 2025 yang tercatat 3,83 juta ton.
Sementara itu, aktivitas bongkar barang mencapai 6,11 juta ton pada Mei 2026.
Angka tersebut meningkat 9,69 persen dibandingkan April 2026 yang sebesar 5,57 juta ton.
Jika dibandingkan dengan Mei tahun lalu yang mencapai 5,53 juta ton, aktivitas bongkar juga naik 10,49 persen.
Data tersebut bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta yang dipublikasikan melalui laman resmi Statistik Sektoral Pemprov DKI Jakarta, Kamis (2/7/2026).