Perkara Utang Picu Perkelahian Maut di Gang Kita Banjarmasin, Korban Tewas Ternyata Sepupu Pelaku
Hari Widodo July 03, 2026 11:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Polisi ungkap hubungan antara korban dan tersangka dalam insiden dugaan perkelahian berdarah di Gang Kita RT21, Jalan Sutoyo S, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terjadi Selasa malam (30/6/2026).  

Dua orang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa berdarah tersebut. Satu di antaranya meninggal dunia, sementara seorang lainnya mengalami luka di bagian tangan.

Korban meninggal diketahui bernama Busrani, akrab disapa Ibus, sedangkan korban luka adalah Ariadi Rahman akrab disapa Ebo.  

Tak lama setelah kejadian, dua tersangka berhasil diamankan. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Iwan di rumahnya yang berada tepat di lokasi kejadian. Agus kemudian menyerahkan diri ke Polsek Banjarmasin Barat.  

"Untuk tersangka Iwan diamankan di rumahnya, kemudian tersangka Agus menyerahkan diri ke Polsek Banjarmasin Barat," papar Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Haris Wicaksono, S.T.K., S.I.K., M.Sc. Pada press rilis Rabu (1/7/2026).

Baca juga: Buron ke Kalteng, Pelaku Pembunuhan Kakak Ipar di Banjarmasin Akui Curi Sepeda Karena Tak Punya Uang

Dalam pemeriksaan, polisi mengungkap hubungan keluarga antara tersangka dan korban.

Kedua pelaku diketahui kakak beradik, sedangkan korban Ibus merupakan sepupu mereka.  

"Untuk kedua korban Ibus dan Ebo ini keduanya teman. Tapi untuk Ibus korban meninggal dunia adalah sepupu dari tersangka," jelas AKP Haris Wicaksono, S.T.K., S.I.K., M.Sc.  

Unit Gabungan Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah bersama Satreskrim Polresta Banjarmasin berhasil mengamankan kedua tersangka kurang dari tiga jam setelah insiden terjadi.  

"Penangkapan kurang lebih dua atau tiga jam setelah kejadian, malam itu langsung kita amankan," tegas Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Eru Alsepa, S.I.K., M.H.  

Baca juga: Masih Buron, Identitas Pelaku Penyerangan Perempuan di Kijang Mas Tanahlaut Dikantongi Polisi

Motif perkelahian disebut berawal dari penagihan utang kepada tersangka Agus yang memicu emosi hingga berujung percekcokan dan penganiayaan.  

“Motifnya di sini berawal dari percekcokan, sakit hati, tidak terima ditagih utang, terjadi perselisihan sehingga terjadilah penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkas Kompol Eru Alsepa. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.