TRIBUNNEWS.COM - Pesan menyentuh disampaikan Cristiano Ronaldo kepada eks rekan setimnya di Real Madrid, Luka Modric, setelah duel sengit Portugal melawan Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (2/7/2026).
Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar usai menundukkan Kroasia dengan skor dramatis 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Toronto Stadium, Kanada.
Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena mempertemukan kembali dua sahabat lama yang pernah menikmati masa-masa kejayaan bersama Real Madrid di panggung sepak bola Eropa.
Ronaldo yang kini berusia 41 tahun masih dipercaya memimpin Portugal, sementara Modric tetap menjadi sosok sentral dalam permainan Kroasia pada usia yang sama.
Dalam Podcast Super Taktik Tribunnews Solo di Karanganyar, Jawa Tengah, bertajuk: Prediksi Grup G-L Piala Dunia 2026, Grupnya Para Calon Juara, peran Ronaldo bersama Portugal dinilai masih belum tergantikan.
Football Enthusiast, Gigih W, menyebut Portugal masih membutuhkan figur pemimpin vokal di lapangan seperti Ronaldo untuk menjaga keseimbangan tim.
"Era keemasan Portugal saat ini memang butuh pemimpin vokal di tengah lapangan seperti Ronaldo," kata Gigih W.
Gigih juga menilai Kroasia masih menghadapi tantangan besar untuk menyamai pencapaian mereka pada Piala Dunia 2018 dan 2022.
"Kuncinya Kroasia selama ini di lini tengah seperti Modric dan Kovacic, tapi untuk bisa menyamai edisi 2018 dan 2022 sepertinya tidak mudah," ujar Gigih.
Di balik selebrasi kemenangan Portugal, perhatian Ronaldo justru tertuju kepada Modric yang kemungkinan memainkan laga terakhirnya di Piala Dunia.
Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Ronaldo langsung menghampiri Modric yang berdiri di tengah lapangan sambil memberikan pelukan hangat.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Merespons Isu Pensiun setelah Piala Dunia 2026 yang Diungkap sang Kakak
Momen tersebut terasa emosional karena hanya satu di antara mereka yang bisa melanjutkan perjalanan menuju babak berikutnya.
Keduanya memang memiliki hubungan dekat setelah bertahun-tahun bermain bersama di Real Madrid dan meraih banyak gelar bergengsi.
Ronaldo mengaku sangat bahagia bisa kembali berhadapan dengan Modric di atas lapangan meski kali ini mereka datang sebagai lawan.
"Saya bermain dengan Luka (di Real Madrid) untuk waktu yang sangat lama dan kami memiliki usia yang sama," ujar Ronaldo melansir MHN Sport.
"Saya menganggap dia sebagai legenda sepak bola dan dia masih menunjukkan kemampuan di level tertinggi hingga sekarang," lanjutnya.
Ronaldo bahkan mengaku sulit mempercayai bagaimana Modric masih mampu tampil kompetitif di level tertinggi pada usia 41 tahun.
Sebelum pertandingan dimulai, Ronaldo dan Modric lebih dahulu mencuri perhatian saat bertemu sebagai sesama kapten tim.
Keduanya saling berpelukan hangat jelang kedua tim masuk lapangan.
Ronaldo yang bermain selama 81 menit kemudian membantu kebangkitan Portugal dengan menyumbangkan satu gol penting bagi timnya.
Usai pertandingan, Ronaldo menyebut kemenangan tersebut terasa sangat berarti karena Portugal harus melewati situasi sulit sebelum akhirnya menang.
"Saya tahu Kroasia adalah tim yang fantastis dan kami sempat panik setelah kebobolan pada babak kedua," kata Ronaldo.
Portugal kini bersiap menghadapi duel besar melawan Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Modric meninggalkan lapangan dengan kepala tegak setelah sekali lagi memperlihatkan kualitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya.
Pertemuan terakhir dua legenda di panggung dunia itu mungkin telah berakhir, tetapi rasa hormat di antara Ronaldo dan Modric akan terus dikenang para pencinta sepak bola.
(Tribunnews.com/Niken)