TRIBUNSTYLE.COM - Sejumlah elemen mahasiswa dijadwalkan turun ke jalan untuk menggelar aksi unjuk rasa di dua titik strategis Jakarta Pusat pada siang ini, Jumat (3/7/2026). Bagi para pengendara yang biasa melintasi area Monas dan Gedung DPR RI, disarankan untuk mulai mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan mencari rute alternatif sejak dini.
Berdasarkan agenda yang dihimpun, massa dari Universitas Pamulang (Unpam) bakal memusatkan aksinya di kawasan Monas, Jakarta Pusat, mulai pukul 13.00 WIB. Pada jam yang sama, gelombang aksi terpisah dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Selatan Koordinator Komisariat Universitas Nasional juga akan bergerak menuju Gedung DPR RI.
Rencana aksi turun ke jalan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri.
Demi kenyamanan bersama dan menghindari jebakan macet, Erlyn mengimbau masyarakat luas, khususnya para pengguna jalan, untuk mengatur ulang jadwal perjalanan mereka atau memilih jalur lain yang lebih senggang.
“Rekayasa lalu lintas bersifat situasional, kami imbau masyarakat menggunakan jalur alternatif dan menyesuaikan waktu perjalanan,” ujar Erlyn, dikutip dari Kompas.com.
Sebagai langkah antisipasi agar penyampaian aspirasi berjalan kondusif, pihak kepolisian telah menyiapkan skenario pengamanan skala besar. Sebanyak 1.074 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek jajaran telah disiagakan di titik-titik krusial.
Baca juga: Demo Guncang Jakarta Setelah Sholat Jumat 3 Juli 2026, Tuntutan Terhadap Presiden Prabowo & Parlemen
Persiapan pengamanan bahkan sudah bergulir sejak awal hari. Pihak kepolisian telah melangsungkan apel pengamanan di masing-masing lokasi demonstrasi sejak pagi buta guna memastikan seluruh aparat siap menjaga situasi di lapangan.
“Personel sudah kami siagakan sejak pagi untuk mengantisipasi dinamika di lapangan. Pengamanan dilakukan secara humanis dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” kata Erlyn.
Meski skema rekayasa arus lalu lintas sudah matang disiapkan, penerapannya di lapangan akan sangat bergantung pada perkembangan kondisi dan jumlah massa. Di sisi lain, aparat kepolisian juga melayangkan imbauan agar seluruh peserta aksi tetap menjaga ketertiban umum dan melakukan demonstrasi secara damai tanpa mengganggu kenyamanan publik.