TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (3/7/2026).
Dalam agenda tersebut, Zulkifli Hasan menghadiri kegiatan Rembuk Tani di Desa Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku.
Sebelum itu, ia juga menyerahkan secara simbolis bantuan sosial (bansos) berupa beras kepada 500 warga Kabupaten Mamuju.
Baca juga: Menko Pangan Zulhas dan Sejumlah Artis Akan ke Mamuju Sulbar, Ini Agendanya
Baca juga: Menko Zulhas Ungkap Terima Kasih ke PNM Bantu Ketahanan Pangan di Desa, Mekarkan UMKM
Setibanya di lokasi, Menko Pangan disambut masyarakat Desa Sinyonyoi yang mengikuti kegiatan rembuk tani.
Dalam kegiatan tersebut, Zulkifli Hasan berdialog langsung dengan para petani.
Zulhas, sapaan akrabnya, sekaligus menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah pusat di sektor pangan.
Ia menegaskan pemerintah telah menyederhanakan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi agar lebih mudah diakses petani.
Menurutnya, kebijakan Presiden membuat distribusi pupuk kini lebih lancar dan bahkan mengalami penurunan harga sekitar 20 persen.
“Untuk pertama kali dalam sejarah, pupuk lebih mudah didapat dan harganya mendapat diskon sekitar 20 persen. Sekarang sebelum musim tanam, pupuk sudah tersedia, tidak lagi terlambat seperti sebelumnya,” kata Zulkifli Hasan.
Selain itu, pemerintah juga memperbaiki kebijakan pembelian gabah petani dengan menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) minimal Rp6.500 per kilogram.
Ia menyebut kebijakan tersebut tanpa mekanisme yang menyulitkan petani.
“Harga gabah sekarang minimal Rp6.500 per kilogram. Di Sulawesi Barat bahkan sudah mencapai sekitar Rp7.200. Mudah-mudahan dengan begitu petani kita semakin makmur dan lebih semangat menanam,” ujarnya.
Sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah, unsur Forkopimda Sulawesi Barat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Mamuju turut mendampingi Menko Pangan selama rangkaian kegiatan berlangsung. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati