Pramono Luncurkan Sistem Prediksi Polusi Udara Jakarta, Warga Bisa Cek Kondisi Tiga Hari ke Depan
Satrio Sarwo Trengginas July 03, 2026 02:53 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta meluncurkan sistem peringatan dini kualitas udara melalui website Udara Jakarta yang memungkinkan warga memantau sekaligus memprediksi kondisi polusi udara hingga tiga hari ke depan.

Fitur baru tersebut diperkenalkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Berbeda dengan layanan sebelumnya yang hanya menampilkan kondisi kualitas udara secara real time, sistem baru ini dapat memberikan proyeksi kualitas udara beberapa hari ke depan sehingga masyarakat bisa lebih siap mengatur aktivitasnya.

“Saya juga menyambut baik sistem peringatan dini di website Udara Jakarta yang dulu tidak pernah ada, hanya hari itu, sekarang dipersiapkan tiga hari prediksi ke depan. 

Hari itu dan tiga hari prediksi ke depan. Semoga ini menjadi referensi bagi kita untuk selalu melihat bagaimana polusi atau udara Jakarta pada saat itu,” ucapnya.

Bisa Prediksi Polusi hingga Tiga Hari

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan, kemampuan memprediksi kualitas udara hingga tiga hari ke depan menjadi pembeda utama dari layanan sebelumnya.

“Ini langkah untuk tiga hari ke depan. Yang membedakan itu saja. Jadi tidak hanya kondisi saat ini, tapi ada prediksi untuk tiga hari ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, sistem tersebut nantinya juga akan terintegrasi dengan aplikasi Jakarta Kini (JAKI), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi kualitas udara melalui ponsel masing-masing.

“Posisinya nanti di mobile masing-masing, jadi aplikasi itu bisa diakses dan nanti terkoneksi dengan JAKI juga, Pak Gubernur,” katanya.

Dilengkapi Sensor di Berbagai Titik Jakarta

Sistem peringatan dini ini memanfaatkan sensor kualitas udara yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

Melalui sensor tersebut, masyarakat dapat mengetahui kondisi kualitas udara berdasarkan titik yang paling dekat dengan lokasi mereka berada.

“Nanti ada titik spot-nya, sensornya sudah terletak di seluruh Jakarta. Tinggal dibaca mendekati yang mana untuk posisi kita saat ini,” tuturnya.

Persiapan Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

Peluncuran sistem peringatan dini kualitas udara dilakukan bersamaan dengan pembukaan Jakarta Eco Future Festival (JEFF) 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta.

Dalam kesempatan itu, ditegaskan pula bahwa isu lingkungan menjadi salah satu fokus utama Pemprov DKI menjelang Jakarta memasuki usia lima abad pada 2027.

Selain persoalan polusi udara, pemerintah juga terus menggenjot penanganan sampah dan berbagai program perbaikan lingkungan demi mewujudkan Jakarta yang lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali.

Berita terkait

  • Baca juga: Pemudik Mulai Kembali, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat bagi Kelompok Rentan
  • Baca juga: Warga Desak Data SPKU Dibuka, Kadis LH Jakarta Klaim Kualitas Udara di Sekitar RDF Plant Masih Aman
  • Baca juga: Tak Pernah Dapat Data Soal Polusi di Sekitar RDF, Warga JGC Beli Sendiri Alat Ukur Kualitas Udara

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.