Mantan Ketum Sriwijaya Mania Beralih Dukung Portugal di Piala Dunia 2026, Tinggalkan Inggris
Abdul Hafiz Sripo July 03, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mantan Ketua Umum Sriwijaya Mania, Marthin Anvetama, mengaku mengalihkan dukungannya dari Timnas Inggris ke Timnas Portugal pada ajang Piala Dunia 2026.

Selama beberapa edisi Piala Dunia, Marthin dikenal sebagai pendukung Inggris. Namun, kali ini ia menilai Portugal memiliki peluang lebih besar untuk melangkah jauh.

"Kalau Piala Dunia biasanya dari tahun ke tahun menjagokan Inggris, tapi pada Piala Dunia 2026 tahun ini sepertinya lebih memilih Portugal," ujar Marthin Anvetama kepada Sripoku.com, Jumat (3/7/2026).

Mantan pentolan kelompok suporter Sriwijaya FC itu mengaku terkesan dengan kedalaman skuad yang dimiliki Portugal.

"Karena dilihat dari materi pemain yang ada, baik tim inti maupun cadangan sama bagusnya," katanya.

Menurut Marthin, kekuatan Portugal tidak hanya terletak pada kualitas individu pemain, tetapi juga gaya permainan yang diterapkan.

"Di sisi lain Portugal juga menyuguhkan permainan menyerang dan atraktif sehingga permainannya enak ditonton dan tidak membosankan," ujarnya.

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menundukkan Kroasia dengan skor 2-1 pada pertandingan babak 32 besar di Toronto Stadium, Kanada, Jumat (3/7/2026) pagi WIB.

Dua gol kemenangan Selecao dicetak Cristiano Ronaldo dan Rafael Leao.

• Selebgram Aricikhuy Jagokan Timnas Prancis Juara Piala Dunia 2026

Selanjutnya, Portugal akan menghadapi Spanyol pada babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung Selasa (7/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Sementara itu, Spanyol melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan Austria dengan skor telak 3-0 pada laga babak 32 besar di Los Angeles Stadium, Inglewood, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.

Pertemuan Portugal kontra Spanyol diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak 16 besar mengingat kedua tim sama-sama tampil meyakinkan sejak fase gugur dimulai.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.