Pesona Bromo Benjor Pine, Hidden Gem di Tumpang Malang Cuma Rp10 Ribu: Tracking Seru Coban Srikandi
Sarah Elnyora Rumaropen July 03, 2026 04:35 PM

SURYAMALANG.COM, MALANG - Destinasi wisata alam Bromo Benjor Pine yang terletak di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur kini hadir sebagai pilihan liburan keluarga yang menyuguhkan kesegaran panorama hutan pinus.

Objek wisata tersembunyi (hidden gem) ini menawarkan daya tarik utama berupa air terjun Coban Srikandi setinggi 50 meter yang airnya terasa sangat dingin menyegarkan layaknya sebuah kulkas.

Keindahan alam yang menakjubkan ini dapat dinikmati oleh para pelancong dengan biaya yang sangat ramah di kantong.

 "Dingin seperti es airnya," ucap Kayla, salah satu pengunjung yang datang ke sana, Selasa (30/6/2026).

Air Terjun 50 Meter di Bromo Benjor Pine

Hebatnya, tidak ada hawa panas sama sekali di wisata Bromo Benjor Pine.

Meskipun di tengah hari mentereng, udara di kawasan ini tetap terasa segar dan dingin, mengalahkan sengatan terik matahari siang.

Belum lagi hamparan tebing dan jurang yang berhias pepohonan hijau semakin menyempurnakan kesejukan mata pengunjung.

Kualitas udara terbaik ini makin lengkap karena hamparan hutan pinus sudah menyatu menyambut wisatawan sejak dalam perjalanan menuju Benjor Bromo Pine.

Baca juga: 20 Spot Wisata Alam Seru di Jember untuk Liburan Sekolah, Ada Raja Ampat Lokal Cuma Rp5000

Wisata alam sejuk ini memang berlokasi di ketinggian Desa Benjor, Kecamatan Tumpang.

Jaraknya tergolong dekat, hanya sekitar 15 menit perjalanan naik mobil dari pusat kota Kecamatan Tumpang.

Selain menawarkan udara sejuk dan air dingin, destinasi wisata ini melekat kuat dengan keindahan hutan pinus serta panorama pegunungan yang asri.

Serunya Menjajal Rute Tracking

Bagi pencinta petualangan, pengelola menyediakan fasilitas tracking menuju Coban Srikandi dengan rute yang menarik dan menantang.

Sepanjang rute tracking menuruni bukit menuju air terjun Srikandi tersebut, pengunjung akan diajak menyusuri area sungai yang indah.

Suara gemercik aliran sungai dingin ini akan setia menemani langkah kaki selama perjalanan menuju Coban Srikandi.

Keindahan alam inilah yang membuat pengunjung benar-benar menikmati setiap proses perjalanan.

Berdasarkan pantauan SURYAMALANG.COM di lokasi Bromo Benjor Pine, tampak banyak pengunjung yang mengantre demi bisa menyusuri rute tracking Coban Srikandi.

Baca juga: Wisata Ekstrem Batu Rafting di Kota Batu, Rasakan Sensasi Petualangan bak Lintasi Hutan Belantara

Menariknya, selain Coban Srikandi, di area ini sebenarnya terdapat juga Coban Sanusi serta air terjun kecil lainnya.

Sekitar 10 menit sebelum mencapai titik air terjun Srikandi, pengunjung sudah langsung disapa dengan keberadaan air terjun yang memukau.

Walau gerojokannya tidak terlalu besar, panoramanya dinilai sangat mengagumkan.

Begitu melangkah sampai pada titik air terjun Srikandi, pengunjung akan semakin dipuaskan dengan lukisan alam nyata di depan mata.

Petualangan itu diawali dengan aliran sungai jernih, kemudian barulah terlihat dari balik batu besar, air terjun yang menggerojok deras.

"Ya Allah, keren banget. Sudah udaranya sejuk, air terjunnya bagus. Yang bikin betah airnya seperti kulkas. Kaki masuk ke luberan air terjun segarnya tembus ke badan," kata Fanada, seorang pengunjung asal Kediri.

Untuk bisa sampai ke lokasi air terjun Srikandi ini sebenarnya tidak terlalu jauh.

Wisatawan hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja menyusuri tebing dan menyeberangi sungai dengan melakukan tracking.

Baca juga: 5 Ide Wisata Edukasi di Malang-Batu untuk Libur Sekolah: Budidaya Jamur hingga Main dengan Satwa

Jika pengunjung tidak mau basah-basahan saat harus menyeberangi sungai, pihak pengelola juga sudah menyediakan fasilitas jembatan penyeberangan.

Wisatawan pun dapat merasa aman karena setiap rute jalan yang terjal dan ekstrem sudah dipasangi pegangan besi pelindung.

Ada juga fasilitas trap besi yang sangat membantu pijakan kaki.

"Turunnya enak dan menentang karena ada yang ekstrim, tapi pulangnya setelah menikmati air terjun, harus menyiapkan fisik lebih. Capek. Sampai kami sekeluarga empat kali istirahat," tambah Fanada.

Namun, rasa lelah dan capek itu dirasa sangat sebanding dengan sajian udara sejuk, air segar, serta keindahan panorama sekitar yang menakjubkan.

Mengingat medannya yang menantang, sebaiknya anak balita belum bisa diikutkan dalam kegiatan tracking ini.

Selain wisata air terjun, di area ini juga tersedia layanan glamping dengan fasilitas pendukung lain yang berbayar, termasuk sewa fasilitas peralatan, lapangan, hingga bangunan aula karena Bromo Benjor Pine pada dasarnya merupakan tempat wisata camping ground.

Akses Jalan Menuju Lokasi

Lokasi wisata Bromo Benjor Pine tersebut terbilang tidak jauh dari pusat kota Tumpang dengan aksesibilitas yang tidak terlalu sulit.

Hanya terdapat satu tanjakan ekstrem yang relatif masih aman bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan.

Kendati demikian, pengunjung disarankan untuk tetap memastikan kendaraan dalam kondisi sehat dengan fungsi rem yang normal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, akses menuju lokasi memang bisa dijangkau baik menggunakan mobil maupun sepeda motor dan tidak terlalu membahayakan.

Baca juga: Wisata Edukasi di Kampung Gerabah Pagelaran Kabupaten Malang, Tetap Eksis di Tengah Modernitas

Terlebih lagi pada titik-titik tertentu, pihak pengelola sudah membangun infrastruktur pendukung di jalan tertentu.

Menjelang pintu masuk lokasi wisata juga terlihat tengah dibangun jalan dengan lapisan cor.

Satu hal penting yang perlu mendapat perhatian serius bagi para pengendara adalah sempitnya jalan akses utama menuju dan pulang ke destinasi indah ini.

Jalur keberangkatan dan kepulangan harus melewati rute yang sama dengan kapasitas lebar yang hanya muat untuk satu mobil saja.

Bahkan jika ada momen simpangan antara mobil dan motor, salah satu kendaraan harus ada yang menepi, di mana kerap kali pengendara motor yang mengalah.

Situasi akan lebih menantang kalau terjadi simpangan antar-mobil, sebab salah satu mobil terpaksa harus berjalan mundur untuk mencari stan haluan simpangan yang areanya sendiri tidak mudah.

Harga Tiket Cuma Rp10 Ribu

Bagi yang tertarik berkunjung, saat ini pihak pengelola Bromo Benjor Pine memberlakukan harga tiket masuk yang cukup terjangkau.

Pengelola hanya menetapkan tarif sebesar Rp 10.000 saja per orang untuk masuk ke dalam areal wisata ini.

Jika pengunjung beserta anggota keluarga ingin melanjutkan perjalanan tracking hingga menembus ke Coban Pelangi, barulah berlaku tiket tambahan sebesar Rp 10.000 per orang.

"Pengunjung juga harus bayar parkir Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Kita jamin parkiran luas," pungkas salah satu petugas Bromo Benjor Pine.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.