Kesaksian Warga soal Pria Bertato Masuki Rumah di Ipilo Gorontalo, Ditinggal Kabur 2 Temannya
Fadri Kidjab July 03, 2026 08:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video amatir yang memperlihatkan seorang pria tanpa kaus dan bertato diamankan oleh warga di Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Kamis (2/7/2026) malam.

Pria yang kedua tangannya terikat tali merah tersebut menjadi tontonan sekaligus sasaran kekesalan warga setempat.

Ia diduga merupakan bagian dari komplotan pencuri yang menyasar rumah warga di kawasan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com, aksi tersebut diduga melibatkan tiga orang pria. Komplotan ini menyelinap masuk ke dalam sebuah rumah yang memang hanya sesekali ditempati oleh pemiliknya.

Namun sial bagi mereka, aksi tersebut tepergok oleh warga sekitar. Dua pelaku berhasil melarikan diri dari kepungan, sementara satu pria lainnya gagal kabur hingga akhirnya diamankan massa.

Seorang warga Ipilo yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, sebelum penggerebekan terjadi, pria tersebut sempat terlihat mencurigakan di sekitar lorong lokasi kejadian menggunakan sepeda motor. Kondisi sekitar lokasi yang cenderung sepi selepas Magrib membuat gerak-gerik orang asing menjadi lebih mencolok.

"Memang habis Magrib itu lorong itu sepi. Awalnya dia terlihat duduk-duduk di motor. Setelah itu diduga masuk ke rumah yang Kosong belum jadi," katanya kepada Tribun Gorontalo, Jumat (3/7/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS: Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia, Sempat Pingsan di Apotek

Kronologi Penangkapan

Keberadaan komplotan ini pertama kali disadari oleh menantu dari pemilik rumah. 

Curiga melihat ada bayangan orang tidak dikenal di dalam bangunan, kerabat pemilik rumah tersebut sempat berteriak memanggil dari arah luar.

Lantaran tidak ada jawaban dan justru terdengar suara mencurigakan dari dalam, ia pun spontan berteriak meminta pertolongan kepada tetangga sekitar.

"Baru anak mantu berteria siapa itu saat dia minta tolong berkumpul orang ada suara dari dalam seperti banting kursi," bebernya.

Mendengar teriakan itu, warga langsung berdatangan dan mengepung rumah tersebut. Karena khawatir pelaku membawa senjata tajam (sajam), warga memilih tidak gegabah untuk langsung merangsek masuk ke dalam.

Beruntung, seorang anggota kepolisian yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi langsung membantu memeriksa kondisi di dalam rumah menggunakan senter.

"Karena takut siapa tahu pria itu membawa sajam maka mereka meminta tolong polisi di kawasan itu, dan polisi masuk ternyata dia ada di dalam, " bebernya.

Warga kemudian bergegas menghubungi personel Polsek Kota Timur. Sekitar 20 hingga 30 menit berselang, aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung mengamankan terduga pelaku yang bersembunyi di dalam rumah tersebut guna menghindari amukan massa yang kian membeludak.

"Informasinya ada tiga orang. Satu diamankan warga, sementara dua lainnya tidak tahu ke mana," tuturnya.

Kepada warga yang menginterogasinya, pria yang terikat tersebut sempat mengaku berasal dari Sulawesi Tengah (Sulteng) dan sehari-hari bekerja di kawasan pertambangan.

Ia mengklaim datang ke lokasi tersebut bersama dua rekannya. Meski demikian, pengakuan sepihak ini belum dapat dipastikan kebenarannya.

Pihak kepolisian dari Polsek Kota Timur juga belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi terperinci maupun status hukum dari pria yang diamankan tersebut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.