BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kolonel Infanteri (Purn) Nasib Alamsyah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bumi Kencana, Banjarbaru, Jumat (3/7/2026) siang.
Mantan Ketua DPRD Kalimantan Selatan periode 2009–2014 itu mendapat penghormatan militer sebagai bentuk penghargaan negara atas pengabdiannya di lingkungan TNI.
Ratusan pelayat mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir. Prosesi dihadiri keluarga, para purnawirawan TNI, pengurus Partai Golkar, tokoh masyarakat, mantan pejabat, serta warga yang datang memberikan penghormatan terakhir.
Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di Masjid Hajjah Nuriah Banjarbaru. Setelah Salat Jumat, jenazah diberangkatkan menuju TMP dengan pengawalan aparat.
Setibanya di lokasi pemakaman, upacara militer digelar dipimpin seorang perwira TNI. Peti jenazah yang dibalut Bendera Merah Putih dipikul anggota TNI menuju liang lahat, disertai rangkaian penghormatan militer hingga prosesi pemakaman selesai.
Baca juga: Mantan Ketua DPRD Kalsel Nasib Alamsyah Tutup Usia, Dimakamkan Secara Militer di Banjarbaru
Baca juga: Rapat dengan PLN, Anggota DPRD Kalsel Ini Sempat Dibikin Emosi
Nasib Alamsyah meninggal dunia pada Jumat pagi pukul 08.45 Wita di RS Idaman Banjarbaru setelah menjalani perawatan. Hingga akhir hayatnya, ia masih menjabat Ketua Pepabri Provinsi Kalsel sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kalsel.
Mewakili keluarga, Ketua DPRD Kalsel Supian HK menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan doa dan penghormatan kepada almarhum.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelayat yang telah hadir, baik di rumah sakit maupun di rumah duka, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum,” ujarnya.
Ia juga memohon maaf apabila semasa hidup almarhum memiliki kesalahan kepada siapa pun, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
Selain itu, keluarga meminta apabila masih terdapat kewajiban almarhum yang belum diketahui, termasuk berkaitan dengan utang piutang, agar dapat disampaikan kepada keluarga disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Supian, kepergian Nasib Alamsyah menjadi kehilangan bagi keluarga maupun masyarakat Kalsel yang mengenal kiprahnya selama mengabdi di bidang militer, pemerintahan, dan politik.
Prosesi pemakaman turut dihadiri Sekretaris DPD Partai Golkar Kalsel Bambang Heri Purnama, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin, jajaran pengurus Partai Golkar, para purnawirawan TNI, mantan pejabat, dan tokoh masyarakat.
Kol Inf (Purn) Nasib Alamsyah lahir di Tarakan pada 19 Januari 1950. Lulusan Akabri Darat 1973 itu pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di TNI, di antaranya Dandim Banjarmasin, Kasrem 102/Panju Panjung, Danrem 141/Toddopuli, hingga Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat sebelum memasuki masa purnatugas pada 2006.
Selepas pensiun dari militer, ia melanjutkan pengabdian di dunia politik. Nasib Alamsyah dipercaya menjabat Ketua DPRD Kalimantan Selatan periode 2009–2014 dan tetap aktif di Partai Golkar hingga akhir hayatnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)