TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang meluncurkan inovasi AKSI JANAKA (Akselerasi Jaringan Kerja Adiwiyata) sebagai strategi mempercepat terwujudnya sekolah dan madrasah berbudaya lingkungan di Kabupaten Magelang.
Peluncuran inovasi tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Balkondes Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kamis (2/7/2026).
Inovasi ini digagas Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Magelang, Uswatun Wulandari, sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung Program Sekolah/Madrasah Adiwiyata.
"Melalui AKSI JANAKA, kami ingin memperkuat jejaring kerja lintas sektor agar pelaksanaan Program Adiwiyata di Kabupaten Magelang dapat berjalan lebih cepat, lebih luas, dan berkelanjutan," kata Uswatun.
Ia menjelaskan, persoalan lingkungan hidup masih menjadi tantangan serius yang dihadapi hampir seluruh daerah di Indonesia. Pencemaran air, udara, tanah, hingga menurunnya kualitas sumber daya alam merupakan dampak dari aktivitas manusia yang belum sepenuhnya menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu kunci untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sejak usia dini.
"Program Sekolah dan Madrasah Adiwiyata merupakan salah satu cara paling efektif untuk membangun budaya peduli lingkungan. Seluruh warga sekolah dilibatkan dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan sehingga kepedulian itu tumbuh menjadi kebiasaan," ujarnya.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengapresiasi lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, AKSI JANAKA harus menjadi gerakan nyata yang mampu meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Magelang.
"Saya mengapresiasi lahirnya AKSI JANAKA. Harapan saya program ini tidak berhenti hanya menjadi sebuah narasi, tetapi benar-benar dilaksanakan secara konsisten dan mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan," tegas Grengseng.
Ia berharap semakin banyak sekolah yang terlibat dalam Program Adiwiyata sehingga mampu melahirkan generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.