Materi Seni Musik Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Unit 4: Musik Kreatif
Dhita Mutiasari July 04, 2026 01:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Inilah rangkuman materi Seni Musik Kurikulum Merdeka untuk Kelas 4 SD / MI sederajat Unit 4 Musik Kreatif.

Siswa dapat memanfaatkan rangkuman materi Seni Musik sebagai bahan belajar di sekolah dan di rumah.

Berikut ada juga link download materi Seni Musik  Kurikulum Merdeka untuk Kelas 4 SD / M semester 1 hingga 2.

Inilah rangkuman materi Seni Musik Kurikulum Merdeka untuk Kelas 4 SD / MI sederajat Unit 4 Musik Kreatif:

Baca juga: Materi Seni Musik Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka: Pagelaran Musik Pop melalui Media Elektronik

Dinamika merupakan salah satu unsur musik mengenai keras dan lembutnya bunyi yang memiliki peran penting dalam membantu mengekspresikan suatu ide komposisi musik.

Dengan adanya dinamika, suatu karya musik dapatmenjadi lebih hidup dan lebih mudah dinikmati. 

Menurut Perry Rumengan (2009) terdapat beberapa jenis dinamika musikal yang dapat dikelompokkan seperti berikut :Dinamika volume yaitu dinamika berdasarkan kuat dan lemahnya bunyi seperti piano (lembut), forte (keras), dan lain-lain.

Dinamika register atau warna bunyi berdasarkan warna suara instrumen, setiap instrumen memiliki warna sekaligus volumenya sendiri seperti Flute yang lembut, terompet yang tajam, tuba yang tebal, dan lain-lain.

Dinamika soundmass yakni dinamika yang terjadi akibat masa bunyi, jika masa bunyi besar maka bunyi akan menjadi kuat, begitu juga sebaliknya, jika masa bunyi sedikit, bunyi yang dihasilkan akan cenderung tipis.

Pada kegiatan ini, dinamika yang akan dipelajari masih seputar dinamika volume dengan penambahan beberapa istilah seperti :

Forte (f) = Keras, nyaring, dan besar.

Piano (p) = Lembut dan kecil.

Mezzforte (mf) = Agak keras.

Mezzopiano (mp) = Agak lembut.

Pianissimo (pp) = Sangat lembut.

Fortissimo (ff) = Sangat keras.

Crescendo (cresc. atau < )= Perlahan-lahan membesar atau menjadi nyaring.

Diminuendo (dim. atau > ) = Perlahan-lahan mengecil atau menjadi lembut.

Sfarzando (Sfz) = Tiba-tiba mendadak keras atau nyaring pada salah satu nada

Ragam Lagu

Karya musik terbagi menjadi dua, yakni karya musik instrumental dan vokal.

Karya musik vokal merupakan karya musik yang disertai dengan lirik yang selaras dengan melodinya.

Sedangkan karya musik instrumental merupakan karya musik yang berupa komposisi permainan alat musik saja tanpa nyanyian.

Pada pembelajaran ini, ragam lagu yang akan dipelajari merupakan karya musik vokal. Untuk mengetahui karakter setiap jenis lagu, berikut ini merupakan ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh setiap jenisnya:

1. Lagu Anak-Anak

Bentuk lagu anak anak biasanya cenderung sederhana dan temanya sesuai dengan jiwa anak-anak. Ciri-ciri lainnya adalah lirik lagu yang pendek dan penggunaan bahasa yang secara makna mudah dimengerti. Rentang nada yang mampu di jangkau oleh anak-anak masih terbatas. Seorang anak yang memiliki suara tinggi dapat bernyanyi di antara nada c4 – f5 dan suara anak anak yang cenderung rendah memiliki jangkauan mulai dari a3–d5.

Oleh karena itu, nada-nada yang digunakan dalam melodi lagu tidak disarankan melebihi sepuluh nada. Semakin sedikit jumlah nada yang dipergunakan untuk menyusun melodi lagu, semakin berbobot lagu anak-anak tersebut. Contoh-contoh lagu: Naik Delman, Naik Becak, Tik –tik Bunyi Hujan, Lihat Kebunku, Kring-kring, Balonku, Pelangi, Bintang Kecil, Naik Kereta Api, dan lain-lain.

2. Lagu Daerah

Ciri-ciri lagu daerah umumnya mengandung lirik lagu yang berisi gambaran tingkah laku masyarakat setempat. Bahasa yang digunakan pada liriknya merupakan bahasa daerah setempat.

Teknik ucapan yang dilafalkan juga harus sesuai dengan dialek bahasa daerah setempat.

Bentuk dan susunan melodinya juga cenderung sederhana sehingga mudah untuk dinyanyikan oleh masyarakat setempat. Berikut merupakan beberapa contoh lagu daerah beserta asalnya:

3. Lagu Nasional

Ciri-ciri dari lagu nasional adalah memiliki lirik yang bertemakan nasionalisme, ke- pahlawanan, dan mengobarkan semangat juang bangsa. Sesuai dengan tujuan tersebut, banyak lirik lagu nasional mengungkapkan semangat perjuangan dan persatuan. Contoh-contoh lagu nasional antara lain seperti Tanah Air, Indonesia Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa, Ibu Kartini, Ibu Pertiwi, dan lain-lain.

5. Lagu Wajib Nasional

Di antara banyaknya lagu nasional, terdapat dua belas judul lagu yang dikategorikan ke dalam jenis lagu wajib nasional. Jenis lagu ini wajib diajarkan di sekolah dalam rangka menghidupkan dan menanamkan rasa kebangsaan, persatuan, persaudaraan, serta me mupuk semangat proklamasi kepada pemuda, pelajar, dan bangsa Indonesia. Berikut judul-judul lagu kedua belaslagu tersebut:

1. ”Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman

2. ”Garuda Pancasila” ciptaan Prohar/Sudarnoto

3. ”Merah Putih” ciptaan Ibu Sud

4. ”Berkibarlah Bendera ku” ciptaan Ibu Sud

5. ”Dari Sabang Sampai Merauke” ciptaan R. Suraryo

6. ”Indonesia Tetap Merdeka” ciptaan C. Simanjuntak

7. ”Halo-halo Bandung” ciptaan Ismail Marzuki

8. ”Hari Merdeka” ciptaan H. Mutahar

9. ”Maju Tak Gentar” ciptaan C. Simanjuntak

10. ”Satu Nusa Satu Bangsa” ciptaan L. Manik

11. ”Bagimu Negeri” ciptaan Kusbini

12. ”Syukur” ciptaan H. Mutahar

5. Lagu Pop

Lagu pop sangat identik dengan musik-musik yang sedang terkenal pada masa kini.

Pada umumnya musik pop merupakan jenis musik yang mudah dicerna dan memiliki lirik yang komersial.

Dalam lirik-lirik, apa yang dicuatkan oleh penulis lagu dan dinyanyikan oleh vokalis dalam musik pop adalah sesuatu yang langsung dapat dinikmati, yaitu ihwal cinta atau bahkan yang bernuansa religius Nugraha dalam Didik, 2008:18.

Musik pop dibedakan atas musik pop anak-anak dan musik pop dewasa.

Musik pop anak umumnya memiliki bentuk yang lebih sederhana dan memiliki syair yang lebih pendek. Selain itu, komposisi musiknya tidak terlalu kompleks dengan rentang nada yang tidak terlalu tinggi maupun rendah.

Tema syair musik pop anak-anak biasanya berkisar pada hal-hal yang mendidik seperti mencintai orang tua, Tuhan, dan tanah air.

Sebaliknya musik pop dewasa memiliki tema syair yang bervariasi seperti tentang percintaan hingga sebuah kritik sosial Musika dalam Fitriana, 2010. 

Contoh-contoh lagu pop anak misalnya lagu Cinta Untuk Mama yang dipopulerkan oleh Kenny, Laskar Pelangi yang dipopulerkan oleh band Nidji, Andai Aku Besar Nanti yang dipopulerkan oleh Sherina, dan lain-lain.

Selengkapnya materi Seni Musik Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 adalah:

Unit 1 Bunyi dan Jenis-Jenis Alat Musik

Mengenal Bunyi dan Sumbernya

Irama dan Alat Musik Ritmis

Nada dan Alat Musik Melodis

Membuat Grup Musik

Unit 2 Irama dan Nada

Membaca Irama

Membaca Not Angka

Mengenal Interval dan Harmoni

Menyanyikan Not Angka

Unit 3 Dinamika dan Ragam Lagu

Mengenal Dinamika

Menjadi Dirigen

Ragam Lagu

Ayo Nyanyikan Lagu Daerah Pilihanmu!

Unit 4 Musik Kreatif

Membuat Alat Musik Melodis

Sederhana

Membuat Melodi Acak Menjadi Musik

Ayo Ciptakan Kreasi Lagumu!

Ayo Tampilkan Kreasi Lagumu!

Untuk link download Buku Seni Musik Kurikulum Merdeka Kelas 4 SD sederajat, dapat diunduh pada link berikut ini

-       Buku Guru dan Siswa Seni Musik Kelas 4 SD Sederajat Kurikulum Merdeka Download Di Sini

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.