Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biodiesel (B50) perdana dijual di SPBU Lawe Desky, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.
Sejumlah kendaraan tampak mengantre panjang untuk mengisi BBM jenis B50 tersebut, Jumat (3/7/2026).
Sebelumnya, di SPBU itu sempat mengalami kekosongan stok BBM jenis bio solar pada hari yang sama.
Pengelola SPBU Lawe Desky Desa Sabilussalam Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara, Ragam Bancin mengatakan, saat ini stok BBM dari PT Pertamina Medan telah tiba di SPBU masing-masing 8.000 liter jenis Pertalite dan 8.000 liter B50.
"Ini perdana kita menjual B50 dengan harga subsidi pemerintah Rp 6.800 per liternya sama seperti harga bio solar," sebutnya.
Dikatakan, sempat terjadi antrean panjang kendaraan bermotor, karena telah berjam-jam menunggu pasokan BBM dari PT Pertamina.
"Dan, sekarang kendaraan mulai bergerak untuk mendapatkan BBM B50 di SPBU Lawe Desky," sebutnya.
BBM B50 adalah jenis bahan bakar alternatif untuk mesin diesel yang terdiri dari campuran 50 persen biodiesel (bahan bakar nabati berbasis minyak kelapa sawit atau Fatty Acid Methyl Ester /FAME) dan 50 persen solar murni (fosil).
Pemerintah Indonesia secara resmi mulai menerapkan kebijakan mandatori (wajib) penggunaan B50 secara nasional di berbagai lintas sektor mulai 1 Juli 2026.
Kebijakan ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang mengimplementasikan campuran biodiesel setinggi ini untuk kendaraan umum dan industri. (*)
Baca juga: Aceh Tenggara Kembali Alami Kekosongan BBM Jenis Bio Solar
Baca juga: Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Hari Ini 3 Juli 2026 Naik, Berikut Rinciannya