Ini Lho Biang Kerok Penyebab Listrik Padam Bergilir Seharian di Kalbar!
Faiz Iqbal Maulid July 04, 2026 03:45 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kota Pontianak dan sejumlah wilayah Kalimantan Barat mengalami pemadaman listrik bergilir sejak 2–3 Juli 2026.

Durasi pemadaman rata-rata mencapai 5 jam per sesi.

Kondisi ini dikeluhkan hampir semua kalangan mulai dari masyarakat hingga pengusaha.

PLN Buka Suara

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat menegaskan penghentian sementara aliran listrik yang terjadi saat ini sebagai bagian dari langkah pengaturan beban yang dilakukan secara terbatas dan terukur untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan agar tetap stabil di tengah gangguan yang terjadi pada salah satu pembangkit.

PLN menegaskan bahwa kebijakan manajemen beban tersebut merupakan langkah teknis yang harus diambil demi menjaga keseimbangan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat. 

Penyebab Pemadaman Terungkap

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, menjelaskan bahwa pemadaman bergilir dipicu oleh adanya gangguan operasional pada salah satu unit pembangkit. 

• Warga Parit Banjar Keluhkan Pemadaman Listrik Hingga Tujuh Jam, Aktivitas Lumpuh

Akibat kondisi tersebut, pasokan daya ke sistem kelistrikan belum dapat beroperasi secara maksimal sehingga diperlukan penyesuaian beban di sejumlah wilayah.

"Langkah ini perlu dilakukan menyusul adanya gangguan operasional pada salah satu pembangkit, sehingga pasokan daya ke sistem saat ini belum dapat beroperasi secara optimal," ujar Mukhlis dalam keterangan resmi yang diterima Tribun Pontianak, Jumat 3 Juli 2026. 

Mukhlis juga meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat dengan menegaskan bahwa gangguan kelistrikan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer maupun pasokan batu bara.

Menurutnya, stok energi primer yang dimiliki PLN saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung operasional pembangkit. 

Karena itu, penyebab utama pemadaman murni berasal dari gangguan teknis pada salah satu pembangkit listrik yang sedang ditangani.

Ia memastikan seluruh personel PLN telah dikerahkan untuk melakukan penanganan secara maksimal. 

Berbagai upaya percepatan pemulihan terus dilakukan agar sistem kelistrikan di Kalimantan Barat dapat kembali normal secara bertahap dalam waktu secepat mungkin.

"Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan lancar dan gangguan yang terjadi dapat segera teratasi. Terima kasih atas pengertian dan dukungannya," katanya.

• Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil PLN Jika Pemadaman Listrik Tak Kunjung Membaik

DPRD Kalbar Ancam Panggil PLN

Komisi IV DPRD Kalbar membuka kemungkinan untuk memanggil pihak PLN dalam agenda rapat kerja resmi apabila persoalan pemadaman tersebut tidak kunjung membaik.

Anggota DPRD Kalbar Komisi IV, Ritaudin, menegaskan bahwa lembaga legislatif akan terus melakukan fungsi pengawasan secara ketat di lapangan.

Apabila dalam proses pemantauan ditemukan adanya ketidaksesuaian prosedur dalam pelayanan kelistrikan, pihak dewan mendesak PLN untuk segera melakukan langkah perbaikan mendasar.

"Kalau kondisinya tidak berubah, nanti kita panggil pihak PLN melalui rapat kerja Komisi IV untuk meminta penjelasan secara langsung," kata Ritaudin saat memberikan keterangan kepada media melalui sambungan telepon, Jumat, 3 Juli 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.