BOLASPORT.COM - Media Spanyol mempertanyakan kelayakan Cristiano Ronaldo menerima gelar man of the match saat Timnas Portugal jumpa Timnas Kroasia.
Timnas Portugal menjaga asa menjuarai Piala Dunia 2026 menyusul kemenangan atas Timnas Kroasia pada babak 32 besar.
Mentas di BMO Field, Jumat (3/7/2026) WIB, anak asuh Roberto Martinez membungkam Luka Modric dkk dengan kedudukan 2-1.
Kemenangan Portugal tak lepas dari kontribusi Ronaldo.
Sang kapten mengukir gol via penalti untuk menyamakan kedudukan jadi 1-1.
Sebelum nyekor, Ronaldo menjebol gawang Kroasia tapi dianulir VAR.
Portugal akhirnya mengamankan tiket ke babak 16 besar berkat gol Goncalo Ramos saat masa injury time babak kedua.
Selepas pertandingan, Ronaldo menggenggam trofi man of the match.
Hal tersebut dikritik oleh media beken asal Spanyol, Mundo Deportivo.
Mereka menjabarkan statistik buruk CR7 sehingga dianggap tidak layak dinobatkan sebagai MVP.
Ronaldo hanya membuat dua tembakan dengan satu buah mengarah ke gawang.
Satu-satunya shot on target dari pria kelahiran Madeira itu adalah tendangan penalti.
Minimnya keterlibatan Ronaldo dalam pertandingan juga dibahas.
Ronaldo menorehkan 25 sentuhan terhadap bola, jumlah paling sedikit di antara semua starter Portugal.
Catatan lainnya, si pemilik lima Ballon d'Or tak mengukir satu pun dribel sukses.
Aspek lainnya yang disorot adalah statistik bertahan.
Ronaldo hanya satu kali merebut bola dengan tekel.
Lebih lanjut, dia tak pernah berhasil mengintersep bola.
"Dari segi performa, ini hanyalah satu lagi pertandingan di mana Cristiano Ronaldo hampir tidak terlibat dan, terlebih lagi, sama sekali tidak memberikan dampak menentukan di dalam kotak penalti," tulis Mundo Deportivo.
"Oleh karena itu, performa Ronaldo tidak cukup untuk membuatnya layak meraih penghargaan MVP yang kedua baginya di Piala Dunia," kata mereka menambahkan.
Berkat kemenangan atas Kroasia, Portugal berhak menantang Spanyol pada babak 16 besar.