Dari Perbatasan Sebatik ke Cibubur, Bukti Nyata Semangat Pramuka Nunukan Kalimantan Utara
Budi Susilo July 04, 2026 12:11 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN – Menetap di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tidak menyurutkan langkah Nurfasira untuk menorehkan prestasi dalam dunia kepramukaan. 

Pembina Gugus Depan MTs As'adiyah Sungai Nyamuk, Sebatik Timur, ini resmi terpilih menjadi pembina pendamping putri untuk Kontingen Cabang Nunukan pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Jamnas merupakan pertemuan akbar lima tahunan bagi Pramuka Penggalang dari seluruh pelosok negeri.

Di ajang bergengsi ini, ribuan peserta akan ditempa melalui berbagai kegiatan pendidikan, keterampilan, kepemimpinan, hingga penguatan karakter.

Baca juga: Lantik Pengurus Kwarcab Paser 2026–2031, Bupati Fahmi Fadli Siapkan Kebun Pramuka hingga Buper Mini

Nurfasira menjadi satu dari dua pembina yang dipercaya mendampingi 27 Pramuka Penggalang terbaik asal Kabupaten Nunukan.

Keberhasilannya melewati tahapan seleksi ketat di tingkat Kwartir Cabang Nunukan tergolong istimewa, mengingat ia harus bersaing dengan para pembina senior yang memiliki jam terbang tinggi.

"Tidak Terbatas oleh Perbatasan" Meski sempat dilanda keraguan saat menjalani wawancara karena pengalaman yang tergolong baru, Nurfasira membuktikan bahwa dedikasi dan semangatlah yang menjadi kunci utama.

"Bagi saya, keterbatasan fasilitas bukan penghalang. Kwartir Cabang Nunukan telah menjadi jembatan yang sangat baik, memberikan kesempatan yang sama bagi kami di daerah terpencil untuk terhubung ke level nasional," ungkap Nurfasira kepada TribunKaltara.com, Sabtu (4/7/2026).

Baginya, status sebagai warga perbatasan justru menjadi pemantik semangat untuk menunjukkan bahwa anak muda dari garda terdepan NKRI mampu bersaing di kancah nasional.

Baca juga: Rakornas Pramuka 2025 di Balikpapan Jadi Ajang Strategis Bentuk Kesadaran Generasi Muda

"Walaupun hidup di perbatasan, mimpi kami tidak terbatas. Saya ingin membuktikan bahwa anak-anak perbatasan mampu menunjukkan potensi dan karakter yang unggul," tegasnya penuh optimisme.

Tanggung Jawab Besar Sebagai pembina pendamping putri, Nurfasira mengemban tanggung jawab penuh terhadap peserta selama perjalanan hingga kembali ke pangkuan keluarga.

Ia berharap kontingen Nunukan tidak hanya sekadar hadir, tetapi mampu memperkenalkan budaya daerah serta menjaga akhlak selama kegiatan berlangsung.

"Saya berpesan kepada seluruh anggota Pramuka agar selalu memegang teguh ikrar dan kode kehormatan Pramuka. Jadilah generasi yang berkarakter, berakhlak, dan kreatif," tambahnya.

Agenda Menuju Cibubur Sebelum berangkat ke Jakarta, seluruh kontingen Nunukan akan menjalani Training Center (TC) pada 8–10 Agustus 2026 di Sekretariat Kwartir Cabang Nunukan, Kalimantan Utara.

Rombongan dijadwalkan bertolak dari Nunukan menuju Tarakan pada 11 Agustus, sebelum melanjutkan perjalanan ke Buperta Cibubur pada 12 Agustus 2026. Jambore Nasional XII sendiri akan digelar pada 13 Agustus hingga 20 Agustus 2026. 

(TribunKaltara.com/Fatimah Majid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.