Jangan Asal Simpan, Segini Batas Waktu Aman Konsumsi Telur Rebus dari Kulkas
GH News July 04, 2026 01:08 PM
Jakarta -

Telur menjadi asupan makanan yang sederhana, menyehatkan, dan mudah didapat. Mengonsumsi telur rebus setiap hari bisa meningkatkan asupan protein dan menyediakan vitamin penting untuk kesehatan.

Salah satu olahan telur yang digemari banyak orang adalah dengan cara direbus. Sering kali telur yang direbus tidak langsung dikonsumsi, melainkan disimpan di dalam kulkas. Ketahui batas aman penyimpanan telur rebus dalam kulkas agar kualitasnya tetap baik saat dimakan.

Batas Aman Konsumsi Telur Rebus dari Kulkas

Penting untuk mengetahui berapa lama telur rebus sebaiknya disimpan di dalam kulkas. Menurut USDA (), jika disimpan dengan benar, telur rebus, baik yang dikupas maupun tidak, bisa disimpan di kulkas selama kurang lebih tujuh hari.

Spesialis gizi klinik, dr Raissa E Djuanda, M.Gizi, SpGK, AIFO-K, FINEM, juga mengatakan maksimal penyimpanan telur rebus di kulkas adalah tujuh hari. Lebih dari batas waktu tersebut, telur rebus sudah basi dan tidak layak dimakan.

"Bisa terjadi pertumbuhan bakteri, meskipun di dalam kulkas," kata dr Raissa kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, penting untuk memerhatikan kualitas telur rebus sebelum memakannya. Telur yang sudah basi dapat menimbulkan gejala gangguan pencernaan.

"Iya bisa, seperti mual, muntah, diare, kram perut, demam," kata dr Raissa.

Ciri-ciri Telur Sudah Busuk

Jika tidak tahu berapa lama telur sudah disimpan di kulkas, perhatikan cangkang telur dan isinya. Dikutip dari laman MedicineNet, telur rebus yang sudah rusak atau busuk bisa dikenali dari bau dan tampilannya.

Jangan mencicipi telur untuk mengetahui apakah sudah basi atau belum. Cukup perhatikan ciri-ciri berikut.

  • Mengeluarkan bau yang menyengat, asam, atau busuk.
  • Permukaan telur mungkin berlendir atau bertepung.
  • Putih telur tampak kehijauan atau berubah warna. Kondisi ini bisa menandakan adanya bakteri.

Tips Menyimpan Telur Rebus dalam Kulkas

Dikutip dari laman Healthline, penyimpanan telur di kulkas dapat membantu memperlambat pertumbuhan bakteri. Sebab, bakteri yang berpotensi berbahaya tumbuh lebih lambat di suhu di bawah 4 derajat celsius. Simak tips menyimpan telur dalam kulkas berikut ini:

  • Dinginkan telur rebus dalam waktu dua jam setelah dimasak.
  • Simpan di rak bagian dalam kulkas.
  • Untuk kualitas terbaik, simpan telur rebus yang belum dikupas dalam karton telur atau wadah kedap udara.
  • Tidak disarankan membekukan telur rebus karena akan membuat bagian putih dan kuningnya menjadi keras serta berair. Hal ini membuat telur kurang nikmat dimakan.
  • Kupas telur saat siap mengonsumsinya atau memasaknya.

Manfaat Telur Rebus untuk Kesehatan

Dikutip dari laman WebMD, satu telur rebus hanya mengandung sekitar 77 kalori, serta memiliki 6 gram protein berkualitas tinggi, 5 gram lemak, 1,6 gram lemak jenuh, hingga zat besi, vitamin, mineral, dan karotenoid.

Metode pengolahan telur bisa memengaruhi nilai gizinya. Misalnya, ketika telur digoreng, maka bisa ada tambahan lemak jenuh. Sementara itu, merebus telur dapat mempertahankan sebagian besar manfaat dan nutrisinya.

Beberapa manfaat telur rebus di antaranya sebagai berikut.

1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Telur rebus merupakan sumber protein tanpa lemak yang sangat baik. Makanan ini memberikan rasa kenyang tanpa terlalu banyak kalori. Hal ini bermanfaat bagi orang yang ingin menurunkan berat badan.

2. Menyehatkan Mata

dan dalam telur rebus memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Keduanya membantu menjaga kesehatan mata.

3. Menyehatkan Otak

Kombinasi unsur-unsur sehat, seperti protein dan kolin, dalam telur rebus membantu mengaktifkan otak, terutama setelah sarapan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.