TribunBatam.id,Batam - Bertus Hendrawanto (55) hanya bisa terduduk diam di atas kursi plastik di pos lantas 909 Simpang Kepri Mall, Sabtu (4/7) pagi.
Tubuhnya kaku. Tatapannya kosong bak orang bingung. Ia terlihat shock setelah terlibat dalam lakalantas beruntun, pagi itu.
Kondisi fisik Bertus tampaknya sehat, tak ada luka, hanya jari jempol kakinya sedikit lecet, memerah.
Bertus diam seribu bahasa, tak sepatah kata pun yang terucap darinya. Ia membisu. Bahkan ketika ditanyak pun, ia memilih diam layaknya orang bisu.
Tidak jauh darinya, mobil Mitsubishi Storm bernopol BP 8728 ZD terparkir, kondisinya mobil bagian depan penyok, kerusakan tak begitu parah. Yang parah, kendaraan yang diseruduk olehnya.
Bertus merupakan pengemudi mobil Storm yang menabrak pengendara saat sedang mengantri di lampu merah.
Belum diketahui penyeban pasti kejadian hingga mobil itu menerobos kendaraan di lampu merah.
Polisi menyebut, korban dalam kondisi tidak sehat ketika mengemudi. Kecepataan kendaraan diperkirakan diatas 50 km perjam saat insiden terjadi.
Dilokasi, anggota keluarga Bertus termasuk sang istri mendatangi pos lantas Simpang Kepri Mall, lokasi itu jadi tempat evakuasi sementara korban dan kendaraan.
Istri Bertus terlihat meneteskan air mata, menangis meratapi kejadian itu. Ia seolah menyesali kejadian yang terjadi.
Kerabat dan kaluarga Bertus juga berada dilokasi. Ada adik kandung Bertus. Merea kompak duduk.
"Waduh, kacau ini. Besar ganti rugi kejadian ini," ketus pria yang mengaku adik Bertus.
Sementara anak gadis Bertus tampak menenangkan sang ayah. Mengusap punggung sang ayah.
Menurut pengakuannya, sang ayah masih dalam kondisi sakit dan menjalani pemulihan dari penyakit stroke yang diderita.
"Bapak ini lagi sakit, dia belum sempat total. Tapi sudah bawa mobil. Dia sakit stoke, sudah lebih sebulan di rumah," ujarnya.
Baca juga: Selamat Dari Kecelakaan di Kepri Mall, Fikri Gemetaran Lihat Korban Dihantam Mobil di Sampingnya
Keluarga korban tampak kompak menangani kejadian itu. Seluruh barang bukti diangkut ke Mapolresta.
Kapos Turjawali 909 Kepri Mall, Aiptu Gunawan mengatakan penangangan lanjutan ditangani Unit Laka. Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan petugas.
"Kalau untuk jumlah korban masih didata. Yang pasti, Kendaraan yang dievakuasi ke pos tadi ada 7 dan mobil satu. Kalay kendaraan 7 tentu korban sudah ada 7 apalagi jika berboncengan," ujarnya dilokasi.
Menurutnya, kejadian itu terjadi sekira pukul 06:30 wib. Saat itu, volume pengendara lagi padat karena sejalan dengan waktu jam keberangkatan kerja.
"Jadi mobil Mitsubishi ini datang dari arah jalan Sudirman Panbil. Setiba mendekati simpang Kepri Mall, saat lampu merah kendaraan mengantri ia lalu menyapu kendaraan di depannya. Penyebab pasti masih di selidiki," katanya.
Sementara pengakuan keluarga Bertus kepada Polantas menyebut bahwa pelaku sudah sempat dilarang sang istri untuk di rumah saja dan tidak ikut ke pasar. Hal itu dikarenakan kondisi pelaku masih dalam pemulihan sakit stroke
"Mereka ini dari Sei Beduk. Katanya mau ke pasar, istrinya bilang sudah larang jangan ikut dan bawak mobil. Tapi pelaku merasa kondisinya sudah sehat lalu dia yang mengemudi mobil hingga terjadi insiden tersebut," ucapnya.
Pelaku atau supir tersebut sedang sakit stroke sudah lebih dari sebulan. Bahkan, ia diliburkan dari tempat kerja sebagai pegawai Ditpam BP Batam untuk menjalani penyembuhan. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)