Zulkifli Hasan Lantik 10 Ketua DPC APDESI Kabupaten Kota Sulsel
Ari Maryadi July 04, 2026 09:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sepuluh Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Sulawesi Selatan dilantik oleh Ketua Dewan Penasehat APDESI, Zulkifli Hasan, di Balai Manunggal Jenderal M Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Sabtu (4/7/2026).

‎Sepuluh kabupaten tersebut yakni Takalar, Maros, Kepulauan Selayar, Luwu Timur, Pangkep, Sinjai, Sidenreng Rappang (Sidrap), Bantaeng, Barru, dan Pinrang.

‎Total pengurus yang dilantik mencapai 145 orang. Mereka menjabat untuk periode 2025-2030.

‎Adapun para ketua DPC yang dilantik yakni Ketua DPC APDESI Takalar Parawangsah, Ketua DPC APDESI Luwu Timur Suharman, Ketua DPC APDESI Sidrap Naming Pallajareng, Ketua DPC APDESI Pangkep Abdul Kadir, Ketua DPC APDESI Maros Wahyu Febri, Ketua DPC APDESI Bantaeng H Ramli, Ketua DPC APDESI Sinjai Abdul Asis Soi, Ketua DPC APDESI Kepulauan Selayar Andi Arman, Ketua DPC APDESI Barru Muh Dahlan, serta Ketua DPC APDESI Pinrang Muh Amin.

‎‎Dalam prosesi pelantikan, seluruh ketua DPC didampingi sekretaris dan bendahara masing-masing naik ke atas panggung.

‎Zulkifli Hasan, yang juga adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan, kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti para pengurus dengan khidmat.

‎Prosesi pelantikan ditutup dengan penyerahan pataka APDESI secara simbolis kepada perwakilan ketua DPC.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Rudianto Lallo, Ashabul Kahfi, Uya Kuya, dan Eko Patrio.

‎Hadir pula Anggota DPRD Sulawesi Selatan Muh Irfan AB, Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan Jufri Rahman

‎Juga hadir para bupati, wakil bupati, serta perwakilan bupati dari 10 kabupaten yang dilantik.

‎Di antaranya Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Bupati Bantaeng Sahabuddin.

‎Selain itu, hadir jajaran DPP APDESI, yakni Ketua DPP Junaedi Mulyono dan Ketua Harian Ruslam Fathoni.

‎Ketua DPD APDESI Sulawesi Selatan Wahyudin Mapparenta dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Ketua DPC APDESI yang baru dilantik.‎

‎Ia meminta para kepala desa terus memperkuat kolaborasi dalam mengawal pembangunan desa.

‎"DPD APDESI Sulawesi Selatan semakin mengonsolidasikan fondasi kepengurusan yang lebih kuat," ujarnya.

‎Wahyudin mengatakan pelantikan 10 ketua DPC tersebut merupakan hasil musyawarah di masing-masing daerah dan menjadi bagian dari penguatan organisasi sebagai wadah komunikasi sekaligus perjuangan para kepala desa.

‎Mantan Kepala Desa Aeng Batu-Batu, Takalar, itu juga mengajak seluruh kepala desa mengawal program nasional pemerintah, seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Menurutnya, MBG memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, terutama dalam meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak sekaligus menggerakkan perekonomian desa.

‎"Kami saksikan betul di desa-desa bagaimana makan bergizi dinikmati oleh anak-anak desa," ucapnya.

‎Ia menyebut keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah membuka lapangan pekerjaan bagi ibu rumah tangga yang sebelumnya menganggur sehingga kini memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

‎"Kami dapat laporan bahwa ada kepala desa yang didatangi oleh relawan dapur mempertanyakan kapan dapur MBG kembali berfungsi, yang kita tahu saat ini sedang diliburkan," ucapnya.

‎Dalam kesempatan itu, Wahyudin juga menyampaikan aspirasi APDESI terkait skema pembiayaan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

‎Menurutnya, APDESI meminta pemerintah memberikan relaksasi pemotongan Dana Desa bagi desa yang belum memiliki bangunan koperasi.

‎Ia mengatakan APDESI mengusulkan agar pembiayaan pembangunan koperasi dapat dicicil dalam jangka waktu 15 hingga 20 tahun sehingga tidak terlalu membebani Dana Desa setiap tahun dan pembangunan desa tetap berjalan optimal.

‎"Jadi tidak langsung dipotong banyak, tidak langsung tiba-tiba sangat berkurang dana desa, dari Rp1 miliar jadi Rp700 juta," ucapnya.

‎Selain itu, Wahyudin mengatakan APDESI berharap pemerintah membuat regulasi agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi pemasok bahan pangan bagi dapur SPPG dalam program MBG.

‎Dengan demikian, kata dia, BUMDes dan koperasi desa dapat memperoleh tambahan pendapatan yang pada akhirnya meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

‎"Bayangkan uang miliaran itu kembali ke desa dan kembali untuk kesejahteraan masyarakat desa," ucapnya.

‎Wahyudin menambahkan APDESI mendukung pemerintah dalam penyempurnaan dua program tersebut.

‎Menurutnya, tujuan program sudah baik, sementara pelaksanaannya terus diperbaiki agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

‎"Olehnya itu, kami di forum ini menyatakan sikap bahwa kepala desa se-Sulawesi Selatan mendukung program Kopdes dan MBG. Program ini sangat bermanfaat dengan pelaksanaan yang terus dilakukan perbaikan," jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.