TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan terkait dukungannya terhadap Iran.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran, Sabtu (4/7/2026).
Melalui unggahan di akun X, Sharif menyampaikan penghormatan terakhir sekaligus belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Pakistan kepada pemerintah serta masyarakat Iran.
"Saya menyampaikan penghormatan terakhir dan belasungkawa yang mendalam atas nama pemerintah dan rakyat Pakistan kepada pemerintah serta rakyat Iran dalam upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Syahid Ayatollah Sayyed Ali Khamenei," tulis Sharif, mengutip Anadolu Agency, Sabtu (4/7/2026).
Baca juga: Iran Tolak Pernyataan Inggris-Prancis soal Hormuz, Peringatkan Militer Asing di Jalur Strategis
Ia menambahkan bahwa Pakistan akan terus menunjukkan solidaritas kepada Iran di tengah masa berkabung.
"Sebagai negara tetangga yang bersaudara, Pakistan berdiri bersama Iran pada masa berkabung ini," ujarnya.
Sharif tiba di Teheran pada Jumat bersama delegasi tingkat tinggi yang terdiri atas Wakil PM sekaligus Menteri Luar Negeri Ishaq Dar dan Panglima Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir untuk menghadiri prosesi pemakaman.
Menurut Sharif, kepemimpinan, kebijaksanaan, serta pengaruh besar Khamenei terhadap Iran maupun kawasan akan terus dikenang oleh generasi mendatang.
Sebelumnya, Pakistan juga berperan sebagai mediator dalam upaya diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang menghasilkan gencatan senjata pada April serta penandatanganan Memorandum Saling Pengertian Islamabad pada bulan lalu.
Kesepakatan tersebut secara resmi mengakhiri konflik yang berlangsung selama beberapa bulan, meski tuduhan pelanggaran gencatan senjata masih terus bermunculan.
(*)