KRONOLOGI Penikaman di Parkir Klub Malam di Mamuju Telan 1 Korban Jiwa, Berawal Aksi Pemukulan
Ilham Mulyawan July 05, 2026 08:47 AM


TRIBUN-SULBAR.COM – Seorang pemuda inisial M.A.F (20) ditangkap Tim URC Polresta Mamuju, usai diduga terlibat aksi penikaman berujung korban meninggal di area parkir sebuah klub malam yang berada di Jalan Diponegoro, Mamuju, Sulawesi Barat pada Sabtu (4/7/2026) dini hari.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju Kompol Agustinus Pigay mengatakan, insiden berdarah tersebut yang terjadi sekitar pukul 02.44 Wita.

Baca juga: Terlibat Perkelahian di Depan THM, Anggota TNI Kodim Mamuju Kena Tikam di Punggung

Baca juga: Mahasiswa UGM KKN di Sulbar, Bau Akram Dorong Promosi Wisata dan Penguatan Tata Kelola Desa Wisata

Mengakibatkan korban seorang pria berinisial T (53), warga Kelurahan Binanga, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara Mamuju. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka sayat pada tangan kiri serta luka tusuk di bagian perut kiri atas yang menyebabkan perdarahan hebat.

Selain korban meninggal, dua orang lainnya juga mengalami luka. 

Korban berinisial K (41), anggota TNI, mengalami dua luka tusuk pada bagian punggung dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Manakarra dalam kondisi sadar. 

Sementara D (24), warga Kelurahan Karema, mengalami luka dan nyeri pada bahu kiri serta telah mendapatkan perawatan medis.

Dari hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika D mengaku menjadi korban pemukulan di salah satu tempat hiburan malam. 

Saat keluarganya mendatangi lokasi untuk mencari informasi, mereka menemukan sekelompok orang terlibat perkelahian. 

Tidak lama kemudian, seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah dan segera dievakuasi ke rumah sakit.

Berdasarkan hasil Visum et Repertum Tim Forensik Biddokkes Polda Sulbar, korban meninggal mengalami luka tusuk pada bagian perut yang diduga menyebabkan perdarahan masif. 

Terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

"Polresta Mamuju terus melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta melengkapi alat bukti guna mengungkap secara utuh kronologi dan motif kejadian. Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung dan kepolisian belum menyampaikan motif pasti dari peristiwa tersebut," ujar Pigay. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.