BANJARMASINPOST.CO.ID - Harga elpiji tabung 3 kg yang kian melambung, menimbulkan persoalan tersendiri di masyarakat.
Di Kelurahan Sungaisipai Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, elpiji subsidi itu tembus hingga Rp 40 ribu. Padahal sebelumnya hanya Rp 23 ribuan.
Selain itu, untuk mendapatkan gas melon tersebut, warga mencari hingga ke wilayah Kota Banjarbaru.
Baca juga: TERPOPULER KALSEL - PLN Janji September Beres, Kadis PUPR Akui Setor kepada Pejabat di Kejari HSU
Masih di Banjarbaru yang Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, pelaku pengancam dan perampasan handphone dan uang Rp 300 ribu, akhirnya ditangkap polisi.
Yang mengejutkan, tersangka yang seorang buruh harian, juga sempat menyetubuhi korban yang seorang wanita muda.
Sementara itu, seiring memasuki musim kemarau, BMKG Kalsel mencatat ada 35 hotspot yang tersebar di enam kabupaten.
Hal itu jadi kewaspadaan agar jangan sampai menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi sebabkan kerugian besar.
Selengkap, bisa disimak lewat TERPOPULER KALSEL berikut ini.
MARTAPURA - Salbiah (36) warga Kelurahan Sungaisipai Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, hanya bisa pasrah.
Dia tak punya pilihan selain tetap membeli elpiji 3 kg, meski harganya melambung.
Dari biasanya Rp 23 ribuan kini menjadi Rp 40 ribu per tabung.
"Bahkan kadang stok di eceran habis," ucap Salbiah, Sabtu (4/7/2026).
Dia memerlukan elpiji subsidi yang biasa disebut gas melon itu untuk keperluan memasak
sehari-hari.
Karena itu, Salbiah berupaya keras mendapatkannya, meski harus pergi ke kota tetangga.
"Jadi kemarin saya beli sampai harus cari ke Sungaiparing Banjarbaru, " ujar dia.
https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1367455/harga-elpiji-3-kg-eceran-di-kabupaten-banjar-tembus-rp38-ribu-hingga-rp40-ribu-per-tabung
BANJARBARU - Pelaku kasus pencurian disertai kekerasan terhadap seorang wanita di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan berhasil ditangkap tim Polsek Banjarbaru Utara, Polresta Banjarbaru.
Dia seorang buruh harian berinisial AT (26), warga Kelurahan Sungaiulin, Banjarbaru.
Sedangkan korbannya seorang wanita muda berusia 23 tahun.
Ada pun barang yang diambil pelaku dari korban berupa satu handpone dan uang Rp 300.000.
Kejadiannya di Jalan Sukarelawan, Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul. 11.00 Wita.
Dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku diduga lakukan kejahatan lainnya.
Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono, mengungkapkan, pelaku AT juga mengancam korban pakai pisau lalu memaksanya berhubungan intim.
https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1367398/rampas-hp-dan-uang-begal-di-banjarbaru-ini-sempat-tiduri-korbannya-begini-modus-pelaku
BANJARBARU - Memasuki musim kemarau di sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, sejumlah titik panas atau hotspot mulai terdeteksi.
Adalah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas II Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru yang sampaikan laporan itu.
Kepala Stasiun Meteorologi, Ota Welly Jenni Thallo, mengatakan, memasuki musim kemarau, di beberapa wilyah Kalsel mulai terjadi peningkatan jumlah hotspot.
Berdasar hasil deteksi satelit yang diperbarui tanggal 4 Juli 2026, terpantau sebanyak 35 titik panas yang tersebar di enam kabupaten.
Hotspot tersebut mulai dari Tingkat Kepercayaan Rendah (Green/Hijau), Tingkat Kepercayaan Sedang (Yellow/Kuning) hingga Tingkat Kepercayaan Tinggi (Red/Merah).
https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1367429/titik-panas-mulai-meningkat-bmkg-stamet-syamsudin-noor-deteksi-35-hotspot-di-kalsel
(Banjarmasin Post/Nurholis Huda/Rizki Fadillah)