Kronologi Dua Bocah di Buleleng Bali Ditemukan Meninggal di Tambak, Diduga Jatuh Saat Mencari Ikan
Putu Kartika Viktriani July 05, 2026 10:24 AM

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG – Dua bocah laki-laki asal Banjar Dinas Kerta Kawat, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam bak tambak saat mencari ikan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat 3 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 Wita.

Kedua korban diketahui bernama Muhammad DF (7) dan Muhammad FA (6).

Berawal dari Orang Tua yang Mencari Keberadaan Anak

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan peristiwa bermula ketika Abdul Aziz mendatangi rumah Mujiat untuk mencari keberadaan Muhammad DF.

Namun, saat ditanya, Mujiat mengaku tidak mengetahui keberadaan bocah tersebut.

Karena khawatir, keduanya kemudian berinisiatif melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal korban.

 

Ditemukan Mengambang di Tambak Benih Bandeng

Pencarian kemudian mengarah ke area tambak benih bandeng milik warga yang lokasinya tidak jauh dari rumah korban.

Di lokasi itulah keduanya menemukan kedua bocah tersebut sudah dalam kondisi mengambang di dalam tambak.

Baca juga: Kronologi Lengkap Ni Nyoman Murtiningsih Terseret Arus di Pantai Masceti Gianyar Saat Terapi Pasir

"Keduanya kemudian berinisiatif mencari ke area tambak benih bandeng milik warga sekitar yang berada tidak jauh dari rumah korban. Di lokasi inilah mereka mendapati jasad kedua korban dalam keadaan mengambang," ungkap Iptu Yohana Rosalin Diaz seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Sabtu 4 Juli 2026.

Korban Sempat Dibawa ke Puskesmas

Mengetahui kondisi tersebut, Abdul Aziz dan Mujiat langsung mengevakuasi kedua korban dari dalam tambak.

Keduanya kemudian dilarikan ke Puskesmas Gerokgak I untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis menyatakan kedua bocah tersebut telah meninggal dunia.

Polisi Duga Korban Terjatuh Saat Mencari Ikan
Menerima laporan kejadian itu, personel Polsek Gerokgak langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kedua korban terjatuh ke dalam bak rotifer saat mencari ikan-ikan kecil di sekitar area tambak.

"Bak rotifer tempat kejadian memiliki ukuran sekitar 4 x 2 meter dengan kedalaman 2 meter dan tinggi air sekitar 1,5 meter," sebutnya.

Polisi Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anak

Iptu Yohana mengatakan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Jenazah kedua korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan setelah pelaksanaan salat Ashar.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di lokasi yang berisiko seperti tambak, saluran irigasi, sungai, maupun kolam.

"Pemilik tambak dan lahan budidaya juga diharapkan memasang pagar, penutup, atau tanda peringatan pada bak-bak penampungan air guna mencegah kejadian serupa terulang," tandasnya.

(mer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.