Ketua Federasi Sepak Bola Prancis Kecam Jose Luis Chilavert atas Ucapan yang Dianggap Rasis
Agus Firmansyah July 05, 2026 12:51 PM

Legenda sepak bola Paraguay, Jose Luis Chilavert, dikritik keras oleh Ketua Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, yang menyebutnya sebagai “memalukan” atas pernyataannya yang dianggap rasis terhadap tim nasional Prancis menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Mantan penjaga gawang Paraguay itu menyatakan bahwa timnya akan menghadapi “skuad dari Afrika” dalam pertandingan Piala Dunia di Philadelphia.

Pria berusia 60 tahun tersebut membagikan tangkapan layar di media sosial yang menampilkan komentar yang ia sebut berasal dari mantan penyerang Prancis, Christophe Dugarry, yang mengatakan bahwa Paraguay akan dihajar habis oleh Les Bleus.

“Christophe, kamu benar. Pada 1998 kami menghadapi tim Prancis, dan sekarang PY akan menghadapi tim dari Afrika,” ujar Chilavert.

Keduanya memang pernah berhadapan di Piala Dunia 1998 ketika Prancis berjumpa Paraguay di babak 16 besar. Saat itu Les Bleus menang 1-0 sebelum akhirnya meraih gelar juara dunia pertama mereka setelah mengalahkan Brasil di final.

Menanggapi hal tersebut, Diallo menulis pernyataan di X: “Saya mengutuk dengan sekeras-kerasnya komentar bernada rasial yang dilontarkan oleh José Luis Chilavert terhadap tim nasional Prancis, yang merusak nilai-nilai penghormatan, persaudaraan, dan keberagaman dalam sepak bola kami.”

Dalam pertandingan babak 16 besar tahun ini, Prancis kembali menang 1-0 berkat penalti Kylian Mbappe. Penalti itu diberikan setelah pemeriksaan VAR yang cukup lama menyusul pelanggaran Diego Gomez terhadap Desire Doue.

Laga tersebut berlangsung panas, dengan permainan keras dari Paraguay yang menyebabkan banyak pelanggaran terhadap pemain Prancis, namun secara kontroversial tidak menghasilkan satu pun kartu kuning.

Joe Hart, yang bertugas sebagai analis untuk BBC Sport, menggambarkan taktik Paraguay dalam pertandingan itu sebagai “memalukan”, sementara pelatih Prancis Didier Deschamps terlihat menahan Mbappe agar tidak terlibat dalam konfrontasi setelah pertandingan demi menghindari risiko sanksi disipliner.

Dengan kemenangan ini, Prancis akan menghadapi Maroko di Stadion Boston pada 9 Juli, setelah tim Singa Atlas itu menyingkirkan tuan rumah bersama Kanada dengan skor 3-0.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.