BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pelaku penganiayaan di depan Pos PMK Jambu Hulu, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil diamankan petugas kepolisian.
Pelaku Fahriadi dijemput petugas dari Polsek Padang Batung yang dipimpin langsung Kapolsek Ipda Roni Priyanto, ketika ia berada di rumahnya, Jumat (3/7/2026) malam.
Pelaku sebelumnya menganiaya Ismail menggunakan senjata tajam (Sajam) yang dibawanya dan disimpan di balik pakaian pada Kamis, 2 April 2026, sekitar pukul 02.00 Wita.
“Benar sudah diamankan terhadap pelaku,” kata Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam, melalui Kapolsek Padang Batun, Ipda Roni Priyanto, Minggu (5/7/2026).
Diterangkan Kapolsek, Ipda Roni, setelah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat terhadap korbannya, pelaku sempat melarikan diri.
Baca juga: BREAKING NEWS - Perkelahian di Simpang Bali Banjarmasin, Satu Warga Terluka Pelaku Melarikan Diri
Baca juga: PLN Beberkan Alasan Pemadaman Listrik Bergilir ke DPRD Kalsel
Unit Reskrim Polsek Padang Batung dengan berkoordinasi Unit Jatanras Satreskrim Polres HSS telah melakukan penyelidikan terhadap keberadaan Fahriadi dengan melakukan koordinasi ke warga setempat dan keluarga pelaku.
“Kami menerima informasi bahwa pelaku sedang berada di rumahnya. Tidak perlu lama, malam itu pula, petugas kepolisian langsung mendatangi ke rumah tersangka dan benar dia berada di sana, sehingga langsung kami amankan sekitar pukul 21.00 Wita,” terang Kapolsek.
Pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Padang Batung untuk dilakukan proses lebih lanjut.
Terkait motif pelaku, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
Sebagai pengingat, viral rekaman kamera pengawas atas kejadian penganiayaan di sekitar Pos PMK Jambu Hulu.
Pada rekaman tersebut, korban yang tengah berdiri di pinggir jalan didatangi dengan oleh pelaku. Namun, saat berdekatan, tiba-tiba pelaku yang mengenakan baju hitam dan celana pendek mengeluarkan senjata tajam (sajam) dari dalam pakaian dan mengayunkan ke arah korban.
Korban yang sempat melihat kedatangan pelaku berupaya menghindar, kemudian berlari untuk kabur tetapi tetap dikejar.
Berdasarkan keterangan Siti Raudah selaku saudari dari korban Ismail. Saat kejadian pelaku mengejar dan menyerang saudaranya tersebut dengan Sajam yang dibawa sebanyak dua buah
Keduanya sempat berduel, tetapi saat korban berhasil mengunci badan pelaku, secara tiba-tiba ia mengeluarkan Sajam kecil dari dalam pakaian.
“Pelaku melakukan penusukan yang menyebabkan saudara saya terluka bahkan berteriak meminta pertolongan. Padahal saat mengunci tersebut, korban sudah berhasil mengambil salah satu Sajam dibawa pelaku. Namun, merasa tidak ada persoalan atau bermasalah dengan pelaku sehingga tidak ada niat membalas,” bebernya.
Akibat tusukan Sajam dari pelaku. Korban Ismail yang telah dilakukan penanganan medis di RSUD Brigjend Hasan Basry Kandangan mengalami beberapa luka, mulai pinggang bagian kanan, paha kanan kiri bagian belakang. Kepala dengan kondisi tujuh jahitan, bagian tangan 10 jahitan, sedikit bekas di pipi.
(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)