Prakiraan Cuaca Maritim Bengkulu 5–8 Juli: Gelombang Masih Tinggi, Nelayan Diminta Waspada
Ricky Jenihansen July 05, 2026 03:54 PM

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno Bengkulu memprakirakan tinggi gelombang di Perairan Bengkulu masih berada pada kategori sedang hingga tinggi selama 5–8 Juli 2026.

Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, tinggi gelombang signifikan diprediksi berkisar antara 2,2 meter hingga mencapai 2,6 meter.

Gelombang tertinggi diprakirakan terjadi pada dini hari hingga pagi hari, Senin (6/7/2026), sebelum berangsur menurun pada 7 Juli.

Selain gelombang yang masih tinggi, BMKG juga memprakirakan kecepatan angin berkisar 3–8 knot dengan hembusan angin (wind gust) mencapai 20 knot pada periode prakiraan hingga 8 Juli 2026.

Jarak pandang (visibilitas) di perairan pun diprakirakan sempat turun hingga 2 kilometer pada beberapa waktu.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian para nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir agar selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melaut maupun melakukan aktivitas di perairan.

Imbauan BPBD Kota Bengkulu

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, meminta masyarakat untuk tetap tenang, namun selalu siaga saat beraktivitas, terutama di luar ruangan.

"Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem ini demi keselamatan bersama," ujar I Made, dikutip dari Media Center Kota Bengkulu, Minggu (5/7/2026).

Guna mengantisipasi dampak buruk cuaca ekstrem tersebut, BPBD Kota Bengkulu menekankan lima poin penting yang perlu diperhatikan masyarakat.

Pertama, masyarakat diminta selalu memperhatikan volume air di lingkungan sekitar, terutama di daerah rawan banjir, genangan air, dan kawasan lereng yang berpotensi mengalami tanah longsor.

Selanjutnya, saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang, warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon besar, tiang listrik, maupun papan reklame yang berpotensi roboh.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk mengamankan atau memindahkan barang-barang di luar rumah yang mudah terbawa atau diterbangkan angin kencang.

Selain itu, masyarakat diminta terus memperbarui informasi cuaca melalui sumber resmi pemerintah maupun BMKG serta memprioritaskan keselamatan diri dan anggota keluarga saat beraktivitas di luar rumah.

BPBD Kota Bengkulu bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga telah menyiagakan personel penanggulangan bencana untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya situasi darurat akibat cuaca ekstrem.

Apabila terjadi bencana atau keadaan darurat di lingkungan sekitar, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui Call Center Pusdalops BPBD Kota Bengkulu di nomor 117 atau Call Center 112.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.