Kenali Penjaga Gawang Amerika Serikat yang Jenius dari Harvard dan Ahli Adu Penalti
Agus Firmansyah July 05, 2026 08:36 PM

Amerika Serikat berharap bisa menorehkan sejarah dalam turnamen kali ini.

Selain menjadi tuan rumah bersama untuk Piala Dunia pertamanya sejak tahun 1994, tim nasional Amerika Serikat kini hanya berjarak 90 menit dari kemungkinan mencapai babak 16 besar untuk keempat kalinya dalam 20 tahun terakhir.

Penjaga gawang Matt Freese menjadi sosok penting dalam persiapan tim asuhan Mauricio Pochettino menghadapi Belgia, meskipun perjalanan kariernya menuju turnamen ini terbilang tidak biasa.

Freese saat ini merupakan penjaga gawang utama di klub MLS, New York City, yang merupakan bagian dari jaringan klub milik City Football Group, bersama dengan Manchester City.

Namun, dalam kisah alternatif, pemain berusia 27 tahun itu bisa saja menjadi lawan langsung tim asuhan Enzo Maresca setelah mendapat tawaran magang di Manchester United.

Pelatih kepala Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mempercayakan posisi penjaga gawang utama kepada Freese.

Namun, alih-alih menerima tawaran impian banyak pemain untuk bergabung di Premier League, Freese justru memilih untuk menempuh studi ekonomi di Universitas Harvard sambil tetap bermain untuk tim sepak bola universitas tersebut, Harvard Crimson.

Keputusan untuk meninggalkan Carrington demi Cambridge, Massachusetts, terbukti tepat bagi Freese, karena ia memimpin statistik penyelamatan per pertandingan di Ivy League tahun 2018, dengan rata-rata enam penyelamatan setiap laga.

Ia bahkan berhasil menggabungkan dua minatnya — sepak bola dan akademik — dengan menulis makalah ilmiah tentang analisis tendangan penalti, meskipun ia menolak membeberkan detail penelitian tersebut saat ditanya publik.

Puncak kariernya dari titik penalti datang pada perempat final Piala Emas CONCACAF tahun lalu melawan Kosta Rika, ketika ia berhasil menggagalkan tiga tendangan dalam adu penalti.

Legenda tim nasional Amerika Serikat, Tim Howard, memberikan dukungan penuh kepada Freese untuk bersinar di panggung dunia.

Laga babak 16 besar melawan Belgia kali ini membangkitkan kenangan akan pertemuan sebelumnya pada Piala Dunia 2014, di mana Tim Howard mencatatkan 16 penyelamatan — rekor yang masih bertahan hingga kini — meskipun Amerika Serikat harus tersingkir di babak perpanjangan waktu melawan Setan Merah.

Julukan "Sekretaris Pertahanan" yang dulu disematkan pada mantan kiper Manchester United dan Everton itu kini berpotensi diwariskan kepada Freese — dengan restu sang legenda — jika ia mampu tampil gemilang pada momen krusial kali ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.