TRIBUN-BALI.COM - Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia Provinsi Bali, menggelar BRI REI Bali Expo 2026 bertajuk "Bangun Rumah, Bangun Masa Depan". Event di Living World Denpasar, pada tanggal 4 - 12 Juli 2026 ini menawarkan ribuan hunian impian, baik yang subsidi maupun non subsidi.
Koordinator BRI REI Bali Expo 2026, Arip Hendra menjelaskan, setidaknya 500 unit hunian komersil dan 1.000 rumah subsidi ditawarkan kepada masyarakat. Hunian yang tersebar di 9 kabupaten/kota itu merupakan proyek dari 17 pengembang (developer) yang ambil bagian dalam BRI REI Bali Expo 2026.
"Target penjualan selama 9 hari BRI REI Bali Expo 2026 di angka Rp50 miliar," katanya. Arip menjelaskan, pihaknya menawarkan sederet promo dan kemudahan bagi konsumen selama BRI REI Bali Expo 2026. Di antaranya bebas admin KPR (Kredit Pemilikan Rumah) oleh pengembang dan bonus lainnya seperti pendingin ruangan (AC).
Baca juga: CARA Gampang Cari Rumah di Bali, REI Sudah Punya Website Kerjasama dengan Rumah123
Baca juga: REGULASI Jadi Tantangan Pengembang, REI Bali Expo 12-20 Juli 2024 di Level 21 Bertabur Diskon Promo!
Ketua DPD REI Bali, Anak Agung Darma Setiawan, menjelaskan BRI REI Bali Expo 2026 adalah acara strategis untuk mewujudkan rumah masa depan, khususnya bagi warga Bali dan sekitarnya. Serta harapan mampu mewujudkan rumah sesuai daya beli masyarakat.
Tapi tentu sesuai dengan tata letak Kota Denpasar, sehingga menjadi kota inklusif dan berkelanjutan dalam pemenuhan akses perumahan layak huni, dan dengan transportasi lancar, air bersih, serta sanitasi. Menjadi pembangunan berkelanjutan menuju Denpasar maju.
"Saya berharap pengusaha properti dapat memberikan akses maksimal, dan peran masyarakat dalam perencanaan dan pembangunan pemukiman. Secara kolaboratif dan CSR kepada warga kurang mampu, dan saya harap BRI dan REI memberikan CSR untuk Kota Denpasar," sebutnya di sela-sela acara pembukaan.
Sementara itu, Hery Noercahya, Regional CEO BRI Denpasar, berharap pihak REI tidak hanya memasarkan produk rumah komersil namun juga rumah subsidi kepada masyarakat Bali. Sehingga semua bisa menikmati program perumahan layak huni ini. Bagi BRI, membantu pembiayaan penyediaan rumah ini adalah sebagai bentuk membantu keluarga di Indonesia.
"Saya bangga sinergi luar biasa BRI dan REI ini, dunia perbankan dan properti berjalan beriringan sehingga akan semakin banyak masyarakat bisa mewujudkan impian rumah pertama mereka," katanya.
BRI hadir sebagai akses pembiayaan yang mudah terjangkau, dan REI hadir sebagai penyedia hunian layak huni dan terjangkau juga dengan harapan membantu masyarakat mewujudkan impian rumahnya.
BRI sebagai bank yang lebih dari 1 abad, berkomitmen menyediakan pembiayaan perumahan dalam KPR subsidi bagi masyarakat, sehingga memperluas inklusi keuangan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia dan Bali. "Seperti nama REI dan BRI, yang mirip dengan 3 huruf, saya berharap kerjasama ini langgeng, dan mampu sampai 67-70 persen ke depannya dari sisi produksi," katanya. (*)