TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih menyelidiki kasus pelemparan bom molotov di rumah seorang pengacara di Jalan Mustika Ratu, Ciracas.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi mengatakan hingga sudah dua orang saksi yang diperiksa guna keperluan penyelidikan dilakukan jajaran Satreskrim.
Berdasarkan keterangan dua saksi tersebut, pelaku berjumlah dua orang pria datang ke lokasi menggunakan satu unit sepeda motor lalu melemparkan bom molotov ke rumah korban.
"Para saksi melihat diduga pelaku melemparkan botol dengan indikasi (bom molotov) ke arah pagar dari rumah korban. Kemudian diduga pelaku pergi," kata Made di Jakarta Timur, Minggu (5/7/2026).
Sementara berdasarkan rekaman CCTV, tampak pelaku yang melaju dari arah Pasar Ciracas melalui Jalan Mustika Ratu itu kabur memacu sepeda motor motornya ke arah Jalan Raya Bogor.
Belum diketahui pasti identitas pelaku dan motif melakukan aksinya, karena hingga kini jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Saat ini masih dilakukan penyelidikan," ujar Made.
Sebelumnya rumah seorang pengacara di Jalan Mustika Ratu, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal, Rabu (1/7/2026) dini hari.
Berdasarkan rekaman CCTV kejadian, rumah korban dilempari bom molotov oleh dua orang pria yang datang dengan berboncengan menaiki satu unit sepeda motor jenis matic.
Dalam rekaman CCTV tersebut tampak setelah menepikan kendaraannya di depan rumah korban, satu pelaku menyulut api bom molotov lalu seketika melemparkannya ke pagar rumah.
Belum diketahui pasti motif pelemparan bom molotov, namun korban menduga aksi teror dipicu perkara objek tanah di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang sedang dia tangani.