TRIBUNMANADO.CO.ID- Membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari akan membuat kita bertumbuh dalam iman.
Baik dilakukan pagi dan malam hari sembelum tidur.
Berikut renungan harian Kristen berjudul Dikasihi, Diberkati dan Disinari Wajah Allah.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Efesus 6:6-7, Mengasihi Bukan Untuk Dilihat
Bacaan Alkitab dalam Mazmur 67:1.
Raja Daud adalah sosok fenomenal.
Dia menjadi raja dengan proses yang ajaib. Jangankan orang lain dan keluarganya, dia sendiri tidak menyangka dipilih dan diurapi menjadi raja atas Israel.
Itupun harus dia dengan perjuangan berdarah-darah dan penuh pergumulan.
Tapi karena dia setia dan taat kepada Allah, maka dia mampu menghadapi semuanya.
Termasuk mengalahkan musuh-musuhnya. Rakyat menyanyikan tentang dia dan raja Saul.
Bahwa Saul membunuh beribu-ribu tentara, sedangkan Daud berlaksa-laksa.
Dia tahu semuanya dari Tuhan. Bahwa Dia menjadi seperti itu karena Tuhan.
Daud menaikkan syukur kepada Allah yang selalu berbuat baik kepadanya.
Bahwa tidak ada sesuatu apapun yang dia dapat lakukan dengan sukses, tanpa campur tangan Tuhan.
Ketika dia dalam lembah kekelaman, dalam penderitaan berat, Allah menolongnya.
Bahkan juga rakyat bangsa Israel yang dia pimpin menikmati pertolongan Tuhan yang ajaib.
Sehingga mereka terhindar dari berbagai serangan bahaya maut.
Ketika berperang, Allah membuat mereka menang mereka menikmati kasih karunia-Nya Itulah sebabnya dia selalu bersyukur kepada Tuhan.
Ungkapan rasa syukur itu disampaikan Daud bukan saja dalam bahasa verbal, tapi dinyanyikannya dalam syair yang dikombinasikannya dengan alunan musik yang merdu, sehingga kedengaran sangat menakjubkan.
Kecapi, gambus, rebana adalah alat-alat musik yang dia pakai untuk mengiringi lagu pujian dan ungkapan syukur mereka kepada Tuhan.
Mazmur nyanyian dengan iringan musik menjadi hal yang menyenangkan di hadapan Tuhan.
Bahkan doa mereka diungkapkan dalam bentuk Mazmur dan nyanyian pujian diringi musik, sehingga sungguh menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan, terutama dilakukan dalam ibadah-ibadah mereka.
Dengan Mazmur nyanyian itu, Daud berdoa kepada Tuhan memohon belas kasihan Tuhan untuk memberkati mereka, sehingga mereka terus merasakan penyertaan, perlindungan, pertolongan dan pembelaan serta kemenangan dari Tuhan.
Sebab sesungguhnya, Allah sangat mengasihi Israel.
Allah memberkati bangsa pilihan, umat kesayangan-Nya ini dengan sangat luar biasa.
Pertolongan Tuhan selalu datang tepat dan indah pada waktunya.
Itulah yang membuat Daud bersama bangsanya tak henti-hentinya menyanyikan Mazmur pujian kepada Allah.
Karena Allah tidak pernah meninggalkan mereka sendirian.
Wajah-Nya terus tertuju kepada mereka, memelihara hidup mereka siang dan malam.
Ia terus menyinari umat Tuhan itu dengan wajah-Nya dengan kemuliaan-Nya.
Daud melantunkan Mazmur pujian dengan hati yang penuh kegirangan, tetapi juga memanjatkan doa dalam bentuk nyanyian dengan penuh kesungguhan, hati yang tulus kepada Tuhan.
Cahaya kemuliaan-Nya terus menyinari dan menuntun jalan hidup mereka.
Demikian firman Tuhan hari ini.
Untuk pemimpin biduan.
Dengan permainan kecapi. Mazmur. Nyanyian.
Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya, (ay 1-2)
Sahabat Kristua, agar kita terus ada dalam pemeliharaan kasih karunia Allah yang sempurna, dikasihi, diberkati dan menikmati terang sinar kemuliaan-Nya, maka hendaklah kita selalu hidup dalam penuh ucapan syukur, Mazmur dan pujian kepada Allah yang tidak pernah meninggalkan kita sedetikpun.
Marilah, bersyukurlah, nyanyikan pujian dan mazmur kepada Allah, sebab penyertaan-Nya yang sempurna bagi kita.
Dia terus mengasihi, memberkati dan menyinari kita dengan cahaya wajah-Nya yang mengagumkan itu.
Terpujilah Kristus selamanya. Amin