Kai Rooney resmi menandatangani kontrak beasiswa bersama Manchester United, bergabung dengan Jacey Carrick, putra dari Michael Carrick, dalam sebuah upacara istimewa di Old Trafford yang turut disaksikan oleh sang ayah, Wayne Rooney.
Legenda Manchester United, Wayne Rooney dan Michael Carrick, kembali hadir di Old Trafford pada Jumat malam untuk menyaksikan momen penting ketika putra-putra mereka mengambil langkah besar menuju karier profesional di dunia sepak bola. Kai Rooney dan Jacey Carrick termasuk di antara delapan pemain muda yang secara resmi bergabung dalam fase Pengembangan Profesional klub pada malam perayaan tahunan untuk para penerima beasiswa.
Malam itu menjadi momen penuh kebanggaan bagi dua legenda United. Dalam upacara yang digelar di 'Theatre of Dreams', generasi baru talenta Setan Merah berkomitmen untuk melanjutkan masa depan mereka bersama klub. Rooney, yang tengah beristirahat dari tugasnya sebagai komentator Piala Dunia, menyaksikan langsung ketika Kai menandatangani formulir beasiswanya. Carrick pun hadir dengan peran ganda, sebagai pelatih kepala United sekaligus ayah dari Jacey.
Kedua remaja berusia 16 tahun itu berpose bersama untuk sesi foto kenangan, mengingatkan para penggemar pada masa kejayaan para ayah mereka saat bermain bersama di tim utama United. Kelompok beasiswa ini menjadi jembatan terakhir antara tim akademi dan level profesional, dengan para pemain berhak menandatangani kontrak profesional penuh setelah berusia 17 tahun.
Kai Rooney sendiri telah mulai mencuri perhatian di akademi Manchester United. Musim lalu, ia tampil enam kali di Premier League U-18 dan menjalani debutnya di ajang FA Youth Cup. Perkembangannya yang pesat membuat banyak pihak memprediksi ia akan menjadi pemain kunci bagi tim U-18 yang diasuh oleh Darren Fletcher pada musim mendatang.
Meski sering dibandingkan dengan sang ayah yang masih memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub, mantan bek United, Wes Brown, menekankan bahwa Kai harus membuktikan kemampuannya sendiri untuk mencapai level tertinggi. Kemampuan teknis dan naluri mencetak golnya sudah membawanya tampil bersama tim U-19 dalam beberapa turnamen internasional.
“Kai, mengetahui karakternya, dia akan bekerja sangat keras. Dia akan fokus dan rendah hati. Tentu saja, ayahnya adalah legenda, tapi ini tentang Kai. Dia harus berjuang sendiri, bekerja keras, dan terus belajar,” ujar Brown kepada GOAL tahun lalu.
Jacey Carrick juga bertekad untuk meniti jalannya sendiri di lini tengah United, mengikuti jejak sang ayah. Meskipun musim lalu ia hanya tampil sekali bersama tim U-18, kontrak beasiswa ini menjadi bukti kepercayaan klub terhadap potensinya saat ia memasuki tahap pendidikan sepak bola yang lebih menantang.
Kai dan Jacey bukan satu-satunya pemain yang menandatangani kontrak beasiswa malam itu. Manchester United juga mengonfirmasi enam pemain lain yang telah menyepakati beasiswa serupa: Gazik Ibragimov, Edson Dejonge-Seiros, Harlem McLaughlin, Pharell Silvester, Connor Laurie, dan Jaume Camacho. Mereka kini akan menghadapi tuntutan berat dari fase Pengembangan Profesional klub.
Salah satu nama yang absen dari daftar penerima beasiswa adalah JJ Gabriel. Pemain berusia 15 tahun itu dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Inggris, namun usianya saat ini belum memenuhi syarat untuk menandatangani kontrak beasiswa. Ia diperkirakan akan menandatangani kesepakatan tersebut pada musim depan, meski Manchester United sadar akan adanya persaingan ketat dari klub lain untuk mempertahankannya. Sementara itu, fokus utama klub tertuju pada para penerima beasiswa saat ini yang tengah bersiap menghadapi musim baru. Perjalanan mereka menuju skuad utama baru saja dimulai.