TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Nama Singkawang berasal dari istilah Hakka San Khew Jong yang berarti “kota di antara laut, muara, gunung, dan sungai.”
Sejarahnya erat dengan migrasi orang Tionghoa, khususnya Hakka, yang datang sebagai penambang emas di Monterado dan kemudian menetap di kawasan ini.
Singkawang juga pernah menjadi bagian Kesultanan Sambas sebelum berkembang menjadi kota administratif dan akhirnya daerah otonom pada 2001.
Berikut fakta-fakta sejarah menarik asal usul nama Kota Singkawang:
1. San Khew Jong
Nama Hakka yang berarti “kota di kaki gunung dekat laut dengan sungai bermuara.”
Letak geografis Singkawang memang diapit Laut Natuna di barat dan pegunungan Pasi, Poteng, serta Sakok di timur.
• 5 Rekomendasi Mie Tiaw Legendaris Singkawang Terenak 2026
2. Koloni Tionghoa Monterado
Pada abad ke-18, penambang emas dari Monterado menjadikan Singkawang sebagai tempat singgah dan transit hasil tambang.
Banyak yang akhirnya menetap dan beralih profesi menjadi pedagang atau petani.
3. Pasukan Tiongkok Terdampar
Sekitar 1923, kapal pasukan Tiongkok yang meninggalkan Jawa diterpa badai dan menepi di pantai barat Kalimantan.
Sebagian opsir menikah dengan penduduk lokal dan melahirkan keturunan di Singkawang.
• Daftar Cagar Budaya di Kota Singkawang Lengkap Obyek yang Masih Diusulkan
4. Bagian Kesultanan Sambas
Singkawang awalnya desa di bawah Kesultanan Sambas, menjadi tempat singgah pedagang dan penambang emas sebelum menuju Monterado.
5. Catatan Eropa 1834
Nama Singkawang tercatat dalam buku The Eastern Seas karya George Windsor Earl dengan ejaan “Sinkawan.”
6. Julukan Kota Seribu Kelenteng
Karena banyaknya kelenteng, Singkawang dijuluki “City of a Thousand Temples.”
Julukan lainnya yaitu “Hong Kong van Borneo” dan “Kota Amoy.”
(*)