Kebanggaan mungkin menjadi kata yang paling tepat untuk menggambarkan perjalanan tim nasional Tanjung Verde dalam Piala Dunia FIFA, setelah berhasil mencapai babak 32 besar pada debut turnamen mereka.
Kepulangan tim nasional Tanjung Verde pada hari Minggu (5 Juli 2026) pun mencerminkan pencapaian luar biasa tersebut. Sambutan yang luar biasa meriah terjadi, dengan ribuan penggemar memenuhi bandara dan jalanan untuk merayakan para pahlawan mereka yang baru pulang dari ajang terbesar sepak bola dunia.
Tanjung Verde menutup perjalanan mereka di Piala Dunia tanpa sekalipun menelan kekalahan dalam waktu normal 90 menit. Mereka mencatat tiga hasil imbang di babak penyisihan grup, masing-masing melawan Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.
Di babak 32 besar, Tanjung Verde kembali tampil penuh semangat dan menahan imbang Argentina 2-2 di waktu normal, sebelum akhirnya kalah 2-3 di perpanjangan waktu.
Kisah luar biasa ini membuat para pemain mereka menjadi bintang nasional, termasuk kiper mereka, Vozinha, yang popularitasnya melonjak tajam — dari sekitar 50.000 pengikut menjadi 25 juta pengikut di media sosial.
Perjalanan Tanjung Verde menjadi bukti bahwa semangat dan kerja keras dapat membawa negara kecil sekalipun tampil sejajar dengan raksasa sepak bola dunia. Dukungan rakyat di seluruh negeri menunjukkan betapa bangganya mereka terhadap pencapaian bersejarah ini.
📸 QUEILA FERNANDES - AFP