Argentina dan Prancis Dijagokan ke Semifinal Piala Dunia 2026, Prediksi Pelatih PSMS Medan
Salomo Tarigan July 06, 2026 06:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Piala Dunia FIFA 2026 memasuki babak 16 besar.

Persaingan untuk memperebutkan tiket perempat final semakin sengit.

Dua negara sudah memastikan tempat di babak delapan besar tersebut, yakni Prancis dan Maroko.

Keduanya sukses melewati ujian pertama di fase gugur dengan hasil meyakinkan.

Prancis memastikan kelolosan setelah menundukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0 di Stadion Philadelphia.

Satu-satunya gol kemenangan Les Bleus dicetak sang kapten Kylian Mbappe pada menit ke-70 melalui titik putih. 

Sementara itu, Maroko kembali menunjukkan statusnya sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia.

Tim berjuluk Singa Atlas tersebut tampil dominan saat mengalahkan Kanada 3-0 di Stadion Houston untuk mengamankan satu tempat di babak perempat final.

Persaingan di babak 16 besar masih akan berlanjut dengan sejumlah laga sarat gengsi.

Brasil dijadwalkan menghadapi Norwegia pada Senin (6/7/2026) pukul 03.00 WIB, disusul pertandingan Meksiko melawan Inggris pada pukul 07.00 WIB.

Selanjutnya, Portugal akan bentrok dengan Spanyol pada Selasa (7/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Di hari yang sama, tuan rumah Amerika Serikat akan menghadapi Belgia pada pukul 07.00 WIB.

Laga menarik lainnya mempertemukan Argentina melawan Mesir pada Selasa malam pukul 23.00 WIB.

Babak 16 besar kemudian ditutup dengan pertandingan Swiss menghadapi Kolombia pada Rabu (8/7/2026) pukul 03.00 WIB.

Pelatih PSMS Jagokan Argentina dan Prancis

Pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai tim-tim unggulan masih memiliki peluang besar untuk melangkah jauh di turnamen.

Menurutnya, Argentina, Prancis, Spanyol, dan Brasil tetap menjadi kandidat kuat menuju semifinal.


"Sejak awal saya bilang Argentina dan Prancis menjadi tim favorit. Selain itu, saya juga melihat Spanyol dan Brasil punya peluang besar lolos ke babak berikutnya," ujar Eko kepada Tribun Medan. 


Secara khusus, Eko menjagokan Argentina mampu mengatasi perlawanan Mesir.

Ia memprediksi Albiceleste akan menang dengan skor 2-1.


"Lawan Mesir saya tetap pegang Argentina. Prediksi saya 2-1 untuk Argentina. Saya berharap mereka bisa memenangkan pertandingan dan lolos ke babak berikutnya," katanya.


Untuk duel Swiss melawan Kolombia, Eko berharap Swiss yang keluar sebagai pemenang sehingga menghadirkan duel menarik melawan Argentina pada babak perempat final.


"Saya lebih ingin Swiss yang lolos agar menghadirkan pertandingan antara wakil Eropa melawan Amerika Selatan di delapan besar," tambahnya.


Sementara itu, pelatih kiper PSMS Medan, Sahari Gultom, menilai Piala Dunia 2026 menghadirkan persaingan yang jauh lebih kompetitif dibanding edisi sebelumnya.


Menurutnya, tidak ada lagi pertandingan yang bisa dianggap mudah karena banyak negara berkembang mampu memberikan kejutan.

Salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026, menurut pria yang akrab disapa Ucok itu, adalah tersingkirnya tim favoritnya, Jerman, sejak babak 32 besar.


"Ini memang periode yang sangat kompetitif. Tim-tim besar tetap kuat, tetapi banyak juga negara yang mulai berkembang sehingga persaingan menjadi sangat ketat dan menarik untuk ditonton," ujar Sahari.


Sahari mengakui tersingkirnya Jerman lebih cepat menjadi salah satu kejutan di turnamen kali ini. Meski demikian, ia tetap menjagokan Prancis dan Brasil sebagai kandidat juara.


"Prancis tetap menjadi unggulan. Brasil juga tetap unggulan walaupun akan menghadapi Norwegia. Norwegia tidak boleh dianggap remeh karena mereka juga tim yang kuat," ucapnya.


Menurut Sahari, Argentina juga harus tetap waspada saat menghadapi Mesir. Meski di atas kertas lebih diunggulkan, ia mengingatkan bahwa laga fase gugur selalu menghadirkan tekanan yang berbeda.


"Argentina jangan sampai jumawa. Mereka harus bermain lebih kuat karena pertandingan seperti ini ditentukan mental. Argentina punya mental juara, apalagi masih ada sosok Lionel Messi yang menjadi roh permainan mereka," katanya.


Pada laga Swiss kontra Kolombia, Sahari justru melihat Kolombia berpotensi menjadi tim kuda hitam yang bisa membuat kejutan.


"Saya pikir Kolombia bisa menjadi kuda hitam, walaupun Swiss juga tidak boleh dianggap sepele," ujarnya.


Mengenai kandidat juara, Sahari menyebut empat tim yang menurutnya paling berpeluang mengangkat trofi Piala Dunia 2026.


"Kalau melihat performa sampai sekarang, saya rasa Argentina, Prancis, Spanyol, dan Brasil masih menjadi tim-tim terkuat. Persaingan menuju final akan sangat ketat di antara mereka," pungkasnya.

 

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.