Daftar Wilayah Waspada dan Siaga Kekeringan Juli 2026, Apakah Gorontalo Termasuk?
Wawan Akuba July 06, 2026 07:45 AM

 


TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar wilayah yang masuk kategori Waspada dan Siaga terhadap potensi kekeringan meteorologis pada Dasarian I Juli 2026.

Berdasarkan analisis terbaru BMKG, musim kemarau terus meluas hingga akhir Juni 2026.

Saat ini, sebanyak 342 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 48,9 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau.

Seiring meluasnya musim kemarau, BMKG mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan, seperti berkurangnya ketersediaan air bersih, gangguan sektor pertanian, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Apakah Gorontalo Termasuk?

Dalam daftar peringatan dini yang dirilis BMKG untuk awal Juli 2026, Provinsi Gorontalo tidak termasuk dalam wilayah yang masuk kategori Waspada maupun Siaga terhadap kekeringan meteorologis.

Baca juga: CPNS 2026 Segera Dibuka? BKN Ungkap 3 Formasi Prioritas: Cek Prediksi Jadwal Pendaftarannya

Artinya, hingga awal Juli 2026, Gorontalo belum menjadi daerah prioritas yang berpotensi mengalami kekeringan berdasarkan indikator curah hujan yang dipantau BMKG.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memantau perkembangan informasi cuaca karena kondisi musim kemarau dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer.

Daftar Wilayah Kategori Waspada

BMKG menetapkan sejumlah provinsi yang masuk kategori Waspada, yakni:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua Selatan

Daftar Wilayah Kategori Siaga

Sementara itu, daerah yang masuk kategori Siaga meliputi:

  • Banten
  • Jawa Tengah
  • Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Timur
  • Maluku
  • Papua Selatan

Kategori siaga menunjukkan kondisi yang lebih serius dibandingkan kategori waspada sehingga memerlukan langkah antisipasi lebih cepat dari pemerintah daerah maupun masyarakat.

BMKG Imbau Masyarakat Bersiap Hadapi Kemarau

BMKG mengimbau masyarakat mulai melakukan langkah-langkah penghematan air selama musim kemarau berlangsung.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain menggunakan air secara bijak, menampung air hujan sebagai cadangan, menjaga sumber-sumber air, membuat sumur resapan, serta menghindari pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain itu, pemerintah daerah di wilayah rawan diminta memperkuat mitigasi kekeringan, terutama dalam menjaga ketersediaan air bersih dan mengantisipasi dampak terhadap sektor pertanian.

Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi cuaca dan iklim terbaru yang dikeluarkan BMKG sebagai acuan dalam beraktivitas selama musim kemarau. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.