Pemuda Pegiat Lingkungan Sorong Selatan Gelar Aksi Bersih Sampah Laut Jilid II
Petrus Bolly Lamak July 06, 2026 08:38 AM

 

TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Pemuda Pegiat Lingkungan Sorong Selatan kembali menggelar aksi bersih-bersih sampah laut di Muara Saflas, sekitar Pelabuhan Ampera, Teminabuan, Minggu (5/7/2026).

Aksi yang dimulai pukul 14.00 WIT itu menjadi jilid kedua setelah pada bulan sebelumnya telah dilakukan gerakan penyelamatan laut sekaligus mendesak Pemkab Sorong Selatan segera mengeluarkan kebijakan penanganan sampah laut.

Baca juga: Ikatan Alumni SMA Tahun 2017 Sorong Selatan Patungan Gelar Turnamen U17, Demi Jaring Pemain Berbakat

Puluhan relawan bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), masyarakat, dan anak-anak di sekitar Pasar Ampera mengangkat sampah yang menumpuk di muara menggunakan satu unit perahu milik warga.

Sampah kemudian dikumpulkan di Pelabuhan Ampera sebelum diangkut menggunakan truk sampah milik DLH Sorong Selatan.

Dalam aksi tersebut, para pegiat lingkungan juga memasang papan edukasi yang menjelaskan jenis-jenis sampah beserta lamanya waktu sampah terurai di alam.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke laut.

Baca juga: 56 Personel Polres Sorong Selatan Terima Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

Perwakilan Pemuda Pegiat Lingkungan Sorong Selatan Holand Abago mengatakan aksi merupakan bentuk perjuangan menjaga ekosistem laut yang menjadi habitat berbagai biota seperti ikan, udang, kepiting, serta kawasan mangrove.

"Sampah laut harus menjadi perhatian bersama karena mengancam kehidupan masyarakat pesisir," ujarnya.

Aksi jilid dua sengaja digelar mengingat aksi pertama pada 5 Juni dinilai belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap persoalan sampah laut. Aksi tersebut dilaksanakan kembali pada tanggal yang sama. 

Oleh karena itu, para pemuda sepakat menjadikan aksi bersih sampah laut sebagai agenda rutin hingga pemerintah mengeluarkan kebijakan resmi.

"Kami sepakat setiap tanggal 5 akan turun membersihkan sampah laut sampai ada kebijakan nyata dari pemerintah," katanya.

Mereka juga meminta Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak segera menggelar rapat pembahasan sampah laut yang sempat dijadwalkan bulan lalu tapi tertunda. 

Para pemuda pegiat lingkungan berharap dapat berdialog langsung dengan pemerintah daerah menyampaikan berbagai usulan, termasuk revisi peraturan daerah yang dinilai belum mengatur secara khusus persoalan sampah laut. (tribunsorong.com/astri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.