TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin meminta berbagai aspirasi masyarakat Kecamatan Koja, Jakarta Utara, tidak berhenti sebatas usulan, tetapi ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang menyentuh kebutuhan warga, terutama di sektor ekonomi dan penanganan banjir.
Hal itu disampaikan Suhud saat menghadiri kegiatan LMK Volution Jilid 2: Koja Explore 2026 yang digelar di GOR Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Minggu (5/7/2026).
Menurut Suhud, forum yang mempertemukan masyarakat, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), pemerintah daerah, dan DPRD menjadi wadah penting untuk menghimpun berbagai persoalan yang dihadapi warga di tingkat lingkungan.
Ia menilai komunikasi langsung seperti itu dapat membantu pemerintah memahami kebutuhan masyarakat secara lebih utuh sehingga kebijakan yang disusun benar-benar sesuai kondisi di lapangan.
"Saya kira forum seperti ini sangat baik karena pemerintah dan seluruh pihak terkait bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan serta harapan masyarakat," kata Suhud.
Dalam kesempatan itu, Suhud menyoroti persoalan ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian warga.
Menurutnya, pemerintah perlu terus menghadirkan program yang mampu membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Ia mengatakan penguatan ekonomi warga menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
"Kita harus kreatif dan mandiri untuk menutup kekurangan ekonomi," ujarnya.
Selain persoalan ekonomi, Suhud juga mengingatkan bahwa banjir masih menjadi masalah yang banyak dikeluhkan warga, khususnya di wilayah Jakarta Utara, termasuk Kecamatan Koja.
Karena itu, ia berharap upaya penanganan banjir terus dipercepat agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
"Persoalan mendasar ini harus segera diatasi agar warga dapat hidup nyaman," ucapnya.
Suhud menegaskan DPRD DKI Jakarta akan terus mendukung penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Menurutnya, dukungan tersebut akan diarahkan untuk memperkuat program pemberdayaan ekonomi sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan lingkungan yang masih dihadapi warga.
"DPRD akan mendukung berbagai upaya pengembangan ekonomi masyarakat sekaligus penanganan persoalan lingkungan," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan menilai sinergi antara masyarakat, pemerintah, DPRD, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat agar setiap aspirasi warga dapat diwujudkan dalam program pembangunan yang tepat sasaran.
Menurut Fredy, kolaborasi yang telah terbangun selama ini perlu terus dipertahankan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
"Kerja sama antara masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah sudah berjalan baik," pungkas Fredy.
Baca juga: TRANSFER Beda Nasib: Persija Diklaim Dapat Arhan, Persib Kena Tikung Mesin Gol Dibajak Tim Lain
Baca juga: Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Narkoba Lewat Instagram, 3 Pengedar Ditangkap
Baca juga: SOSOK Galih, Lurah Cilangkap yang Viral usai Tegur Warga: Kebanyakan Minta, Ngerawat Kagak Mau