Senyum Pemotor yang Menampar Pengendara di Jagakarsa saat Diamankan Polisi
Joseph Wesly July 06, 2026 02:50 PM

 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Polisi menangkap pemotor berinisial FRS (37), pelaku penamparan terhadap pengendara lain yang videonya viral di media sosial. Pelaku diamankan di rumahnya di kawasan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, pelaku kini menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jagakarsa.

"Sudah (ditangkap) di rumahnya (di daerah) Cipedak," kata Kompol Nurma Dewi saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Ia menambahkan, FRS masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

"Di Polsek, masih di BAP," ujarnya.

Penamparan Terjadi di Jalan Moch Kahfi II

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Moch Kahfi II, dekat Halte Kahfi 2, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu (4/7/2026) siang.

Aksi pelaku yang mengendarai sepeda motor Ninja RR 2 Tak terekam video dan viral setelah diunggah di media sosial.

Dalam rekaman video, korban mengaku tidak mengetahui penyebab dirinya tiba-tiba ditampar oleh pelaku.

Keduanya sempat terlibat adu mulut sebelum pelaku kembali melayangkan pukulan. Korban kemudian memilih meninggalkan lokasi untuk menghindari konflik lebih lanjut.

Kronologi Versi Polisi

Kompol Nurma Dewi mengungkapkan, insiden tersebut bermula ketika korban merasa spakbor belakang sepeda motornya beberapa kali disenggol motor Kawasaki Ninja yang dikendarai pelaku.

Korban kemudian menegur pelaku karena merasa sepeda motornya ditabrak dari belakang.

"Spakbor belakang terasa ditabrak beberapa kali dari belakang oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku, sehingga korban menegur pelaku," kata Kompol Nurma Dewi dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).

Namun, bukannya meminta maaf, pelaku justru diduga tersulut emosi dan melakukan aksi arogan dengan memukul korban saat keduanya masih berkendara.

Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Sebelumnya, Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan pihaknya telah menyelidiki kasus tersebut dan berhasil mengantongi identitas pelaku.

"Data pelaku sudah kami dapat," kata Kompol Nurma Dewi, Minggu (5/7/2026).

Dalam video yang beredar, korban sempat mempertanyakan alasan pelaku menamparnya.

"Sumpah gue ditampol sama orang, lu ngapa tiba-tiba nampol gue bang," kata korban.

Pelaku kemudian menjawab, "Yaudah video call bokap lu."

Korban kembali bertanya, "Kenapa lu tiba-tiba tampol gue."

Pelaku menjawab, "Kenapa emang gue nampol lu."

Setelah adu mulut tersebut, korban memilih meninggalkan lokasi sambil mengatakan, "Sumpah itu orang enggak jelas banget."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.