TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PANGARAIAN - Sejumlah qori dan Qoriah asal Rohul mengharumkan nama kabupaten lain di perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Riau 2026 di Kuansing.
Kabupaten yang mereka bela justru peringkatnya lebih baik dari Rohul.
Misalnya, Wafiq Azizah Siregar.
Qoriah ini merupakan putri asli Rohul beralamat Dusun Kubu Baru, Desa Rambah Samo Barat, Kecamatan Rambah Samo.
Dalam MTQ Riau 2026 di Kuansing, ia membela Indragiri Hilir.
Ia berhasil meraih juara I di Cabang Tilawah meraih juara I Dewasa MTQ Riau 2026.
Kemudian Hasbi Assidiqi Nasution. Qori ini merupakan putra asal Rohul yang beralamat di Desa Tingkok Kecamatan Tambusai.
Pada MTQ Riau 2026 yang digelar di Kuansing, ia mewakili kabupaten tetangga yakni Rohil. Ia meraih juara II pada cabang Murottal.
Inhil sendiri menempati peringkat ke-8 di akhir MTQ. Sedangkan Rohil keluar sebagai juara umum. Rohul? Kabupaten yang dijuluki sebagai Negeri Seribu Suluk ini justru menempati peringkat ke-11 dari 12 peserta.
Seperti diketahui, kontingen Rohul di perhelatan di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Riau 2026 yang digelar di Kuansing finis diperingkat ke-11. Rohul bersama Dumai menghuni papan bawah klasemen akhir di MTQ Riau 2026.
"Kita mohon maaf dari segenap Kafilah, sudah ikhtiar & usaha namun belum rezeki untuk dongkrak prestasi seperti yang diinginkan pimpinan kita," kata Kabag Kesra Pemkab Rohul, Safrizal, Senin (6/7/2026).
Baca juga: Lompatan Prestasi Luar Biasa Diraih Kafilah Inhu di Ajang MTQ ke 44 Riau, Dari Peringkat 12 Jadi 4
Bupati Rohul, Anton sebelumnya memang menargetkan Rohul juara umum di MTQ 2026 ini. Untuk mengejar target tersebut, Anton bahkan sampai memberi motivasi buat qori dan Qoriah Rohul serta menjanjikan bonus.
Namun ada daya, motivasi dan bonus tersebut tak bisa mendongkrak prestasi kafilah Rohul di MTQ 2026 ini. Kafilah Rohul tetap berada di papan bawah.
Pencapaian MTQ kali ini pun sama dengan prestasi tahun lalu. Saya itu, Rohul juga finish diperingkat ke-11.
"Untuk lomba Kafilah Cabang-cabang MTQ kita belum mampu memberikan yang terbaik," katanya.
Dari 27 sub cabang yang diperlombakan, kafilah Rohul sendiri masuk ke babak final pada 8 sub cabang. Selain itu, yang masuk semifinal sebanyak 3 sub.
Dari 8 sub cabang yang masuk final, hanya 1 sub cabang dimana kafilah Rohul juara 1. Yaitu pada cabang Tahfiz 30 juz. Sisanya, gagal.
"Selainnya ada juara 2 dan 3. Ditambah beberapa Cabang ada harapan 1,2,3," katanya.
(Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)