TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan yang resmi gabung ke Persija Jakarta setelah santer ke Garudayaksa FC.
Nama Pratama Arhan di awal jendela transfer dikabarkan sepakat ke tim promosi, Garudayaksa FC.
Bahkan, nama Pratama Arhan tak terendus bakal dikaitkan dengan Persija Jakarta.
Hingga akhirnya, satu di antara akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @gosball, menyebut jika Pratama Arhan deal ke Persija Jakarta, Senin (6/7/2027).
Baca juga: 4 Asing Persija Jakarta yang Masih Kontrak Potensi Dibuang Shin Tae-yong: PSS Sleman & Persik Antre
Pratama Arhan lahir di Blora, Jawa Tengah. pada 21 Desember 2001.
Pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut memiliki nilai pasar sebesar Rp4,35 miliar.
Dengan postur 1,72 meter, Arhan berposisi sebagai bek kiri, namun ia juga bisa bermain di sektor sayap kiri dan bek kanan serta dominan memakai kaki kiri.
Arhan mengawali karier sepak bolanya dari sekolah sepak bola (SSB) sebelum bergabung dengan akademi PSIS Semarang pada 2018.
Ia menembus PSIS U-19, naik ke PSIS U-20, dan sempat dipinjamkan ke tim PON Jawa Tengah pada 2019 sebelum promosi ke tim senior PSIS pada awal 2020.
Penampilan apiknya bersama PSIS mengantarkan Arhan merantau ke Jepang untuk memperkuat Tokyo Verdy pada Maret 2022.
Setelah dua musim di Negeri Sakura, ia melanjutkan karier ke Korea Selatan bersama Suwon FC pada Januari 2024.
Setahun kemudian, Arhan bergabung dengan klub Thailand, Bangkok United, sebelum berstatus tanpa klub sejak 1 Juli 2026 usai kontraknya berakhir.
Baca juga: Sosok Johann Zarco Pebalap Prancis dengan Segudang Pengalaman yang Perpanjang Kontrak dengan Honda
Nama di negara asal: Pratama Arhan Alif Rifai
Tanggal lahir / Usia: 21 Desember 2001 (24)
Tempat kelahiran: Blora, Indonesia
Tinggi: 1,72 m
Kewarganegaraan: Indonesia
Posisi: Bek - Bek-Kiri
Kaki dominan: Kiri
Agen pemain: Level Up Asia
Klub Saat Ini: -
Bergabung: -
Kontrak berakhir: -
Sponsor apparel:: Mizuno
Nilai pasar: 4,35 miliar
Statistik Berdasarkan Klub
Bangkok United: 30 pertandingan, 4 asis, 7 kartu kuning, dan 1.468 menit bermain.
PSIS: 13 pertandingan, 2 gol, 1 asis, 1 kartu kuning, dan 988 menit bermain.
Tokyo Verdy: 4 pertandingan, 1 kartu kuning, dan 255 menit bermain.
Suwon FC: 2 pertandingan, 1 kartu merah, dan 4 menit bermain.
Statistik Berdasarkan Kompetisi
Liga Nasional: 33 pertandingan, 3 asis, 7 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 1,727 menit bermain.
Kejuaraan Domestik: 10 pertandingan, 2 gol, 1 asis, 1 kartu kuning, dan 705 menit bermain.
Kejuaraan Internasional: 6 pertandingan, 1 asis, 1 kartu kuning, dan 283 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari STMIK Amikom Surakarta/Lifia Anggraini)