TRIBUNNEWS.COM – Laga sarat gengsi akan tersaji pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat Argentina menghadapi Mesir di Stadion Mercedes-Benz, Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB.
Sorotan utama pertandingan tentu mengarah pada duel dua mega bintang dunia, Lionel Messi dan Mohamed Salah, yang sama-sama menjadi tumpuan negaranya dalam perburuan tiket ke perempat final.
Keduanya sama-sama memegang rekor pencetak gol terbanyak di tim nasionalnya masing-masing.
Dengan Salah telah mencetak 66 gol, sedangkan Messi mengukir 124 gol sejauh ini.
Seorang football enthusiast asal Semarang, Gigih, sebelumnya menilai jika Argentina menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 didukung dengan adanya Messi.
"Argentina juga menjadi salah satu favorit juara karena proses transisi skuad yang berjalan mulus serta adanya faktor X dari Lionel Messi," kata Gigih dalam podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Argentina datang dengan status juara bertahan, tetapi langkah mereka menuju babak 16 besar tidak semulus yang diperkirakan.
Tim asuhan Lionel Scaloni harus bekerja keras menyingkirkan debutan Piala Dunia, Tanjung Verde, dengan skor 3-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu.
Blue Sharks dua kali mampu menyamakan kedudukan sehingga memaksa pertandingan berlangsung hingga menit ke-120.
Gol bunuh diri Diony Borges pada menit ke-111 akhirnya menjadi penentu kemenangan Albiceleste.
Baca juga: Cerita Cristiano Ronaldo Jumpa Pramugari asal Argentina yang Memilih Buang Muka di Piala Dunia 2026
Meski sempat dibuat kesulitan, kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Argentina yang kini mencatat delapan kemenangan beruntun di semua ajang.
Selama rentetan kemenangan itu, Argentina selalu mampu mencetak minimal dua gol dan sudah mengoleksi 11 gol dalam empat pertandingan di Piala Dunia 2026.
Kehebatan Argentina juga terlihat ketika laga harus berlanjut ke babak tambahan.
Mereka kini telah memenangkan 10 dari 12 pertandingan Piala Dunia yang berlangsung lebih dari 90 menit, baik melalui kemenangan langsung di extra time maupun adu penalti.
Catatan itu menjadi modal berharga menghadapi Mesir yang juga lolos lewat pertandingan dramatis.
Di sisi lain, Mesir menciptakan sejarah dengan melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya melalui fase grup.
Sebelumnya, The Pharaohs memang pernah tampil di babak gugur pada edisi 1934, tetapi saat itu turnamen langsung dimulai dari fase knockout yang hanya diikuti 16 tim.
Pada babak 32 besar kali ini, Mesir mengalahkan Australia lewat adu penalti setelah bermain imbang sepanjang 120 menit.
Semua algojo Mesir sukses menjalankan tugasnya, termasuk Mohamed Salah yang dengan percaya diri mengeksekusi penalti bergaya Panenka.
Sementara itu, Australia gagal setelah Harry Souttar dan Lucas Herrington tidak mampu mengarahkan bola ke gawang.
Meski berhasil lolos, lini belakang Mesir masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Hossam Hassan.
The Pharaohs tercatat selalu kebobolan dalam enam pertandingan terakhir mereka, setelah sebelumnya sempat mencatat tiga clean sheet secara beruntun.
Statistik tersebut tentu menjadi perhatian serius mengingat mereka akan menghadapi lini serang Argentina yang sedang produktif.
Secara historis, Mesir juga belum pernah mampu mengalahkan Argentina.
Satu-satunya pertemuan kedua tim terjadi pada laga persahabatan tahun 2008 yang dimenangkan Albiceleste dengan skor 2-0 lewat gol Sergio Aguero dan Nicolas Burdisso.
Saat itu Messi absen karena cedera otot.
Kini, kapten Argentina tersebut dipastikan siap tampil dan memimpin negaranya dalam duel bergengsi melawan Salah demi menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia.
Sportsmole: Argentina 3-1 Mesir
Sportskeeda: Argentina 2-0 Mesir
Footballwhispers: Argentina 2-1 Mesir
Argentina kemungkinan akan tanpa Nahuel Molina, Enzo Fernandez, maupun Facundo Medina yang mengalami cedera ringan.
Sedangkan Mesir akan tanpa Karim Hafez dan Ahmed Fatouh karena cedera juga.
E. Martinez; Molina, Romero, L. Martinez, Medina; De Paul, Fernandez, Mac Allister; Messi, Martinez, Almada
Shobeir; Hany, Fathy, Ibrahim, Rabia; Ashour, Lasheen, Ateya, Ziko; Salah, Marmoush
Pertemuan Terakhir Kedua Tim
5 Laga Terakhir Argentina
5 Laga Terakhir Mesir
(Tribunnews.com/Ali)