TRIBUNNEWS.COM – Timnas eFootball Indonesia terus menunjukkan eksistensinya di level internasional. Berdasarkan update ranking FIFAe per Selasa (7/7/2026) pagi WIB, Indonesia masih kokoh menempati peringkat ketiga dunia, hanya berada di bawah Brasil dan Polandia.
Posisi tersebut semakin menegaskan status Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama eFootball dunia setelah sukses menjuarai FIFAe Nations League 2026 zona Asia Timur dan Oseania.
Keberhasilan mempertahankan posisi tiga besar tak lepas dari performa impresif skuad Merah Putih sepanjang turnamen regional.
Gelar juara yang diraih turut mendongkrak poin Indonesia sekaligus menjaga jarak dengan para pesaing di bawahnya.
Timnas eFootball Indonesia memastikan gelar juara FIFAe Nations League 2026 wilayah Asia Timur dan Oseania usai mengalahkan Malaysia pada partai grand final yang digelar awal Juli.
Indonesia tampil dominan sepanjang pertandingan. Pada game pertama, Merah Putih menang meyakinkan dengan skor 3-1 sebelum bermain imbang 1-1 pada game kedua.
Hasil tersebut memastikan Indonesia menang agregat 4-2 sekaligus mengangkat trofi juara regional.
Skuad Indonesia pada turnamen tersebut diperkuat oleh Puspamba Ibrahim, Elga, Akbar Paudie, Ibrahim Ahim, Rommy Hadiwijaya, dan Muhammad Noor Rafiqi.
Baca juga: Jadwal MSC 2026: ONIC vs Entity7, Team Vitality vs True Rippers
Salah satu pemain Timnas Indonesia, Puspamba Ibrahim, mengaku bangga karena target utama tim berhasil diwujudkan.
"Hasil ini memang sesuai dengan target kami sejak awal, yaitu menjadi juara Zona Asia Timur. Target berikutnya adalah lolos dari fase kontinental (Asia Timur dan Asia Barat) untuk mengamankan tiket ke World Finals," kata Puspamba Ibrahim kepada Tribunnews.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh elemen tim selama persiapan hingga pertandingan berlangsung.
"Semua elemen tim telah bekerja keras, mulai dari jajaran pelatih hingga seluruh pemain. Mohon doa dan dukungannya agar kami terus meraih hasil positif di setiap pertandingan."
Gelar juara regional sekaligus memastikan Indonesia melaju ke FIFAe Continental Championships 2026.
Turnamen tersebut akan digelar secara offline (LAN) di lima kawasan dunia mulai 19 Agustus hingga 6 September 2026.
Indonesia dijadwalkan bertanding di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 19-23 Agustus 2026 untuk memperebutkan tiket menuju FIFAe World Finals.
Keberhasilan di ajang kontinental akan menjadi langkah berikutnya bagi Indonesia untuk mewujudkan ambisi meraih gelar juara dunia FIFAe.
Hasil positif tersebut membuat Indonesia tetap bertahan di posisi ketiga ranking FIFAe dengan raihan 1.462 poin.
Brasil masih memimpin peringkat dunia dengan 1.502 poin, disusul Polandia di posisi kedua dengan 1.500 poin.
Sementara itu, Prancis menjadi salah satu negara yang mencatat kenaikan signifikan setelah finis sebagai runner-up FIFAe Nations League 2026 di wilayahnya.
Skuad Les Bleus naik empat peringkat ke posisi keempat dunia dengan 1.417 poin.
Suriah juga menjadi tim dengan lonjakan terbesar di 10 besar setelah menjuarai FIFAe Nations League wilayah Asia Barat. Mereka melesat 11 posisi hingga menempati peringkat kesembilan dunia.
Dengan masih bertahannya Indonesia di tiga besar dunia, peluang Merah Putih untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia pada FIFAe World Finals 2026 semakin terbuka.
Tantangan terdekat mereka adalah menjaga konsistensi saat tampil di FIFAe Continental Championships 2026 di Kuala Lumpur, yang akan menjadi penentu langkah menuju panggung dunia.
(Tribunnews.com/Ali)