Aceh Raih 9 Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026, Ini Daftarnya
Nur Nihayati July 07, 2026 08:03 AM

 

Lapotan Wartawan Serambi Indonesia Jamaluddin I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -Pemerintah Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026.

Dalam ajang yang berlangsung di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan,  pada Senin (6/7/2026) malam, Aceh memborong sembilan kategori penghargaan sekaligus.

Untuk diketahui, Anugerah Adinata Syariah 2026 diinisiasi oleh CNN Indonesia bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, dan Menteri UMKM, Maman Abdurrahman.

Baca juga: Pemerintah Aceh Juara Umum Anugerah Adinata 2022, Raih Tiga Kategori Sekaligus

Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah SE, mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menerima satu trofi juara utama untuk Kategori Inklusif Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Adapun predikat juara utama tersebut dan delapan kategori lain yang disabet Aceh meliputi:

·       Juara 1 Kategori Inklusi Keuangan Syariah di Lingkungan Pemerintah Daerah.

·       Juara 2 Kategori Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah.

·       Juara 2 Kategori Pariwisata Ramah Muslim.

·       Juara 2 Kategori Inkubasi Bisnis Usaha Syariah.

·       Juara 3 Kategori Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah.

·       Juara 3 Kategori Rencana Aksi Daerah.

·       Juara 4 Kategori Keuangan Mikro Syariah.

·       Juara 4 Kategori Ekonomi Pesantren.

·       Juara 5 Kategori Zona Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS).

Wakil Presiden RI Periode 2019-2024 yang juga Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN,) KH. Ma'ruf Amin, menegaskan bahwa keberhasilan daerah dalam mengembangkan ekonomi syariah harus diikuti dengan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah dan berbagai lembaga.

Menurutnya, dukungan tersebut mencakup penguatan kebijakan, penyempurnaan regulasi, serta sinkronisasi berbagai program sektoral agar pembangunan ekonomi dan keuangan syariah berjalan secara terintegrasi.

Ma’ruf Amin juga berharap Anugerah Adinata Syariah tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi semata, tapi menjadi pemicu lahirnya transformasi ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi sumber pembelajaran yang dapat direplikasi oleh daerah lain.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub, dalam sambutannya menekankan bahwa apresiasi ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk pengakuan atas dampak nyata ekonomi syariah bagi kemaslahatan masyarakat.

"Anugerah ini adalah bentuk apresiasi sekaligus penghargaan yang tidak hanya mengukur administratif, tapi juga melihat dampak nyata dari ekonomi syariah yang tentu untuk kemaslahatan masyarakat. Ini harus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi," ujar Sholahudin.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah SE, yang akrab disapa Dek Fadh menegaskan bahwa torehan ini merupakan hasil sinergi seluruh elemen di Aceh.

"Sembilan penghargaan yang kita bawa pulang malam ini (tadi malam-red) adalah hasil kerja keras seluruh masyarakat Aceh.

Ini bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan sebuah amanah besar untuk terus menghadirkan inovasi ekonomi syariah yang berdampak langsung pada kesejahteraan umat," ujar Dek Fadh.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh turut didampingi Prof Dr Syahrizal Abbas MA selaku Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Aceh, Kepala Bappeda Aceh, Dr Ir Zulkifli MSi, Kadis Syariat Islam Aceh, Dr Misran Fuadi SAg MAP, Kepala Biro Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh, Dr Drs Yusrizal MSi, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat SSTP MSi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.